JAMBERITA.COM- RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi menambah alat PCR pemeriksaan sample swab test Corona Virus Disease (Covid-19) yang berada di Laboratorium Patologi Anatomi, lantai II gedung rumah sakit.
Alat PCR tersebut merupakan alat kedua di Provinsi Jambi setelah dari alat PCR yang berada di Laboratorium BPOM, guna untuk mempercepat dalam penanganan pasien Covid-19.
Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi dr Fery Kusnadi SpoG mengatakan alat PCR itu baru tiba awal Agustus 2020 kemarin, dan saat ini masih menunggu surat dari Kemenkes RI agar bisa beroperasi secara maksimal.
"Pengadaan alat dengan dana Refocusing tahap II, dari APBD," ungkapnya, di rumah sakit, tampak didampingi Penanggung Jawab Lab PCR RSUD Raden Mattaher Doktor dr Sotia Ningsih Sp PK, Kamis (13/8/2020).
Dr Sotia Ningsih menjelaskan setelah di swab maka dikerjakan lebih lanjut, kemudian dilakukan PCR dengan alat Genesig Q32 yang bisa mengerjakan sekali running sebanyak 32 lubang dengan control 3. "Jadi untuk sample 29 sample sekali jalan, yang pengerjaannya sekitar 2 jam," terangnya.
Lebih lanjut, Dr Sotia juga membeberkan alat PCR ke 2 RSUD Raden Mattaher yaitu TCM Genexpert dengan kecepatan sekali jalan hanya memakan waktu sekitar 1 jam. Yang sistem laporannya secara online berbeda dengan alat PCR Genesig Q32.
"Ini (TCM) sudah ada (sebelumnya), kemudian karena ada Covid-19. Kita ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 dan diinstal program untuk pemeriksaan sample," ungkapnya.
Selain adanya alat PCR untuk pemeriksaan sample swab test Covid-19, diruang kerja PCR RSUD Raden Mattaher itu juga dilengkapi dengan alat Biosafty Cabinet II B, Dieep freezer min 80 Derajat Celcius, dan Freezer Min 20 Derajat Celcius."Dan Refrigerator min 4 derajat dengan tekanan negatif," jelasnnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jambi Refrizal sebelumnya membenarkan, RSUD Raden Mattaher sudah mempunyai alat PCR yang saat ini dilakukan visitasi ke untuk mengecek persyaratan pengurusan PCR.
"Saya telah mengusulkan untuk mengaktivasi laboratorium PCR RSUD Raden Mattaher, jadi kita bersurat kepada Litbangkes Kementerian Kesehatan RI untuk mengaktifkan kegiatan pemeriksaan PCR di RSUD Raden Mattaher," katanya.
Kemudian nanti, setalah 10 Agustus 2020 Dinkes Provinsi Jambi bersurat ke Litbangkemenkes RI diperkirakan dalam beberapa waktu hari Litbangkemenkes akan mengirimkan jawaban apakah disetujui atau seperti apa nantinya.
"Tahapan untuk PCR RSUD Raden Mattaher baru proses aktivasi, jadi setelah adanya RSUD Raden Mattaher jadi ada 2 laboratorium pemeriksaan Covid-19 di Jambi, satu di Balai POM," pungkasnya.(afm)
Kuasa Hukum dr Herlambang Angkat Bicara Soal Status Kepegawaian, Ini Katanya
Meluap, Selasar di Sekitar Gedung Perawatan Anak RSUD Raden Mattaher Jambi Digenangi Air
Setelah Lantik Dewas RSUD Raden Mattaher Jambi, Al Haris : Saya Akan Ganti Pejabat Disitu
Ditengah Pandemi, Pemkot Jambi Putuskan Adakan MTQ Secara Virtual
Sempat Ditutup, Poliklinik dan Kamar Operasi RSUD Raden Mattaher Jambi Kembali Dibuka
Ngopi Coi Cegah Radikalisme dan Terorisme Lewat Lawan Berita Bohong


Gubernur Al Haris Lepas Tim DBL Jambi, Siap Harumkan Nama Daerah di Ajang Nasional



