JAMBERITA.COM, MERANGIN - Wisata Sikumbang belakang Pasar Rakyat tepatnya masuk kawasan Desa Salam Buku, Kecamatan Batang Masumai terus dipersoalkan.
Bahkan Aktivis Sosial Mujibur, menulis melalui diding Fecebooknya, meminta kepada pemilik wisata Sikumbang jangan mau mundur jika ada Himbau diminta ditutup sementara.
"Pemilik Sikumbang Water Park jangan mau jika ada Himbauan Tutup Sementara Usaha Anda, manfaat kan izin yang ada, contohnya sudah ada, bangunan di Depan Raudhah disegel bisa berkerja sampai selesai sambil menyusaikan Izin," tulis Mujibur Aktivis Sosial ini.
Hal juga membuat netizen angkat bicara melalui status Mujubur tersebut.
Buyung Pahit mengomentari status Mujibur mengatakan "Io nian lah tu boss,, po yang di takuti,, kok ado yg salah tingga di benahi, dan itu bukan ado pado pihak water park sikumbang" cuit Buyung Pahit.
Seperti netizen Atuk Sirahim dalam komentarny "Emangnyo izin ado penyesuaian"tulis Atuk Sirahim.
Selain itu ada juga Agun purnomo "Sebagai pengusaha anda tidak salah, ijinnya sudah ada dalam pelaksanaannya harus kontrol,sudah siap baru pada teriak, tuuhh ruko depan raudah apo ceritanya"cuit Agus Purnomo.
Sebelumnya dari berapa pemberitaan media online di Merangin pernah menulis terkait pembangunan Ruko samping Raudah sempat disegel dari pihak Satpol Pp.
Namun penyegelan tidak diindahkan pihak pengembangan. hingga pihak spanduk penyegelan itu dibongkar dari Forum Pembela Dusun Bangko. (oli)
Menembus Keterbatasan, Merawat Integritas: Kisah Inspiratif Prof. Zarkasi Raih Puncak Akademik UNJA
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!
Menkomdigi tegaskan LKBN ANTARA jadi garda terdepan jaga fakta & integritas informasi di era digital
Sebelum Berangkat Ke Lokasi TMMD, Satgas Bantu Orang Tua Asuh
Gotong Royong Bersama Warga Sebagai Sarana Edukasi Protokol Kesehatan Covid -19
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!



