SAH Dorong BKKBN Minimalisir Dampak Realokasi Anggaran Terhadap Capaian Kerja Lembaga



Kamis, 25 Juni 2020 - 06:29:15 WIB



Sutan Adil Hendra
Sutan Adil Hendra

JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) mengatakan BKKBN harus bisa meminimalisir dampak realokasi anggaran terhadap capaian kinerja dalam tahun anggaran 2020 ini.

Pernyataan ini disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu dalam rapat dengan kepala BKKBN Hasto Wardoyo dan jajarannya secara virtual (23/6/2020).

"Kita tahu semua terdampak realokasi anggaran, tapi ya kita tak boleh membiarkan ini menjadi alasan capaian kinerja kementerian dan lembaga menjadi rendah, harus ada upaya meminimalisir dampak tersebut melalui berbagai strategi dan inovasi,"ungkapnya. 

Sehingga legislator yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi itu mengatakan Pandemi COVID-19 yang melanda di Indonesia mengharuskan BKKBN melakukan penyesuaian belanja/pagu serta realokasi anggaran untuk penanganan pandemi COVID-19 di tahun 2021.

Dalam hal ini SAH mengatakan BKKBN harus lebih fokus kepada kegiatan prioritas sehingga untuk belanja barang yang tidak mendesak, direkomendasikan untuk direfocusing terutama kegiatan yang tidak memiliki kaitan langsung dengan pencapaian kinerja yang telah ditetapkan masing-masing K/L.

Terkait dengan beberapa resiko yang terjadi akibat penurunan pagu anggaran terkait penurunan peserta KB, keterbatasan akases pelayanan, perubahan kontrasepsi jangka panjang ke non sangat membutuhkan strategi agar masyarakat tetap dapat pelayanan kontrasepsi dan ketersediaan alkon.

Ke depan SAH menilai peran Perwakilan BKKBN seluruh Indonesia menjadi penting terutama menyukseskan kegiatan-kegiatan yang aman dari refocusing.

"Saya harap BKKBN dapat melakukan penguatan mekanisme kerja di lapangan dengan melibatkan OPD PPKB dan Kota, IBI, Faskes, Rumah Sakit, PPKBD/Sub PPKBD serta mitra,"jelasnya. 

Termasuk di dalamnya kegiatan untuk persiapan Reformasi Birokrasi (RB) dengan kegiatan yang rill dan konkrit sehingga nilainya akan naik, jangan mengeluarkan anggaran untuk RB jika nilai outputnya tidak akan naik.(*/sm)

 





Artikel Rekomendasi