Oleh: Bastian Feri*
Desember tahun 2019, dunia dikejutkan dengan mewabahnya virus berbahaya yang lebih dikenal dengan sebutan virus Corona atau savere acute respiratory syndrome coronavirus 2. Penyebaran virus ini sangatlah cepat hingga lebih dari 190 negara terdampak termasuk Indonesia. Banyak seklai masyarakat Indonesia yang terdampak tak terkecuali para orang lanjut usia (lansia). Semakin bertambahnya usia maka semakin menurun pula daya tahan tubuh, hal inilah yang menyebabkan para lansia mudah terpapar virus Corona.
Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru berat, hingga kematian.
Masa lanjut usia (lansia) adalah masa perkembangan terakhir dalam hidup manusia. Dikatakan sebagai perkembangan terakhir karena ada anggapan bahwa perkembangan manusia berakhir setelah masa dewasa. Lanjut usia (lansia) adalah individu yang mengalami proses penuaan, dengan bertambahnya usia maka seseorang akan mengalami penurunan kondisi fisik maupun non fisik secara alamiah, dengan begitu lanjut usia akan mengalami penurunan produktivitas bahkan tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Orang lanjut usia (lansia) akan mengalami proses penuan, mengalami penurunan keberfungsian fisik dan psikologis, serta penurusan daya tahan tubuh, sehingga mnyebabkan lansia mudah terpapar virus Corona atau COVID-19.
Oleh karena itu sangat diperlukan upaya-upaya pendampingan terhadap lansia agar tidak terpapar virus corona atau COVID-19, adapun hal-hal yang perlu diberikan dalam pendampingan terhadap lansia adalah sebagai berikut:
Mengajarkan Mengenai Pentingnya Menjaga dan Memperhatikan Sistem Imunitas Tubuh Dengan Pola Hidup Sehat
Cara mencegah penularan virus Corona atau COVID-19 pada kelompok lansia adalah menjaga sistem imunitas tubuh dengan melakukan dan membiasakan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menjaga kesehatan diri dengan cukup baik, maka risiko kekhawatiran atau ketakutan pada lansia peluang untuk tertular penyakit menjadi lebih kecil. Adapun langkah-lagkah yang dapat dilakukan para lansia yaitu:
- Makan makanan yang bergizi seimbang
- Minum air putih yang cukup, minimal 2 liter per hari
- Konsumsi suplemen vitamin
- Tidur yang cukup
- Hentikan kebiasaan seperti merokok, minum alkohol dan kebiasaan buruk lainnya
Mengajarkan Terkait Pentingnya Untuk Menjaga Jarak Dengan Orang Yang Sedang Sakit
Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit, termasuk orang yang mengalami gejala batuk atau bersin. Jika memungkinkan, jaga jarak setidaknya 1 meter dari anggota keluarga yang tinggal satu rumah dan dalam kondisi sedang sakit atau gunakan kamar terpisah dengan anggota keluarga lainnya.
Pasalnya, saat seseorang batuk atau bersin, mereka akan mengeluarkan percikan cairan yang mengandung virus dari hidung atau mulutya.
Sering Mencuci Tangan
Cara melindungi lansia dari penularan virus Corona yiatu dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir saat setelah menyentuh benda-benda di sekitar.
Mengajarkan Terkait Pentingnya Untuk Tidak Memegang Mata, Hidung dan Mulut
Memang bukan perkara mudah untuk mengajarkan pada lansia agar tidak memegang mata, hidung dan mulut karena sudah menjadi kebiasaan setiap hari.
Hal tersebut tentulan bukan tanpa alasa, sebab tangan umumnya menyentuh banyak permukaan yang mungkin terdapat virus. Setelah virus tersebut menempel pada tangan, maka tanganpun bisa memindahkan virus ke mata, hidung dan mulut ketika menyentuhnya.
Sementara Waktu Lebih Baik Tidak Menerima Kunjungan Cucu
Pada situasi seperti ini, para lansia juga harus menghindari mengunjungi anak-anak mereka. Sebab anak-anak juga lebih mudah terserang virus karena kekebalan tubuh mereka yang belum berkembang maksimal.(*)
Penulis adalah: Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi*
Selamatkan Garuda Dengan PMN Atau Investasi Pemerintah, Bukan Pinjaman Yang Tidak Ada Dasar Hukum
BUMN dan UMKM Dalam Cerita Dan Angka, Siapa Pahlawan Sesungguhnya?
Lima Rancangan Regulasi Kota Jambi Dibahas dalam Rapat Harmonisasi Kanwil Kemenkum Jambi

