Dewan Cecar Pj Sekda Provinsi Jambi Soal Aset Termasuk Eks Lahan Angso Duo



Senin, 11 Mei 2020 - 13:37:47 WIB



Apif Firmansyah
Apif Firmansyah

JAMBERITA.COM- Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jambi Apif Firmansyah mempertanyakan eks lahan peternakan Simpang Mayang yang rencananya akan dibangun Jambi Bisnis Center (JBC). Ini mengingat kondisinya yang sudah dipenuhi semak belukar.

Pertanyaan itu dilayangkan kepada Pj Sekda Provinsi Jambi Sudirman, Selasa (11/5/2020) dalam rapat pembahasan pengelolaan aset daerah di ruang Aula Gedung DPRD Provinsi Jambi.

"Terkait eks lahan peternakan yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga dari 2014 sampai detik ini belum ada kemajuan pembangunan," terang Apif.

Kemudian politisi Golkar Dapil Tanjabtim itu juga mempertanyakan terkait lahan eks pasar Angso Duo. "Karena adanya statmen Pj Sekda yang mau menjadikan kawasan RTH tersebut untuk lokasi bisnis seperti hotel dan lain-lain," terangnya.

Apif juga mendesak Gubernur Jambi segera memperbaiki manajemen BUMD JII yang saat dinilai tidak berjalan."Cari Direktur BUMD yang profesional, sehingga diharapkan kedepan kerjasama bisa dilakukan dengan BUMD dan bisa menambah pendapatan untuk provinsi Jambi," jelasnya.

Apif juga sangat menyayangkan dengan potensi alam Provinsi Jambi tidak dimanfaatkan dengan secara maksimal oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi. "Untuk itu kita minta eksekutif agar mengkaji kebun binatang milik Pemrov untuk di kerjasamakan dengan pihak ketiga sehingga target PAD lebih maksimal," jelasnya.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jambi Akmalludin juga akhirnya naik pitam terkait kedatangan PJ Sekda bersama rombongannya dinilai masa bodoh dalam rapat membahas persoalan BOT bersama dewan, karena tidak membawa data yang lengkap ketika rapat.

"Kita minta betul data-data dibawa dalam rapat supaya ada hasil sehingga kita beradu argumentasi jelas, bukan asal jawab, dan hasilnya nol," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi