JAMBERITA.COM- Saat ini Kota Jambi merupakan wilayah terbanyak kasus positif Virus Corona setelah Kabupaten Merangin. Tercatat ada sembilan kasus positif Virus Corona di Kota Jambi.
Dengan bertambah jumlah kasus Virus Corona di Kota Jambi, Wakil Tim Gugus Tugas Covid-19 yang merupakan Wakil Walikota Jambi dr. Maulana menjelaskan bahwa hal ini mendorong untuk dapat melakukan Polymerase Chain Reaction (PCR) sendiri.
"Karena adanya keinginan untuk dapat melakukan PCR, pemeriksaan swab. PCR ini standar emas yang hasil pemeriksaannya akurasinya hampir 100 persen," ujarnya. Senin, (27/4/2020).
Maulana menjelaskan bahwa jika Provinsi Jambi dapat melakukan PCR sendiri maka akan dapat menghemat waktu. Karena saat ini uji swab dilakukan di Litbangkes yang hasilnya keluar cukup lama. Selain itu, Maulana menambahkan bahwa PCR mandiri mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.
"Kemudian memperpendek waktu pemeriksaan maka percepatan mengambil tindakan untuk memutus mata rantai penyebaran lebih cepat," ujarnya.
Maulana menjelaskan bahwa saat ini Pemprov Jambi, Pemkot Jambi, Fakultas Kedokteran UNJA, Balai Pom serta Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi akan membuat nota kesepakatan terkait hal ini.
"Kenapa lembaga-lembaga ini terlibat, karena alat PCR nya itu yang punya Balai Pom dan Fakultas Kedokteran," ujarnya. (sap)
DPRD Tanjabtim Gelar Rapat Paripurna Terkait Penyampaian LKPJ Bupati Tahun 2019
Kota Jambi Terbanyak Kasus Covid-19 Setelah Merangin, Fasha: Kita Akan Rekrut Relawan Covid-19
Pemkot Buka Pendaftaran JPS Bagi Warga Kota Jambi Yang Terdampak Covid-19, Ini Syaratnya
Awal Ramadhan, Insan Madani Tebar 100 Paket Sembako dan 50 kotak Kurma
Janji 12 Jam PDAM Tirta Mayang Mati, Hingga 27 Jam Air Mati Tanpa Solusi



