Abaikan Social Distancing Sejumlah Kerumunan Remaja di Sabak Dibubarkan



Rabu, 01 April 2020 - 15:50:14 WIB



JAMBERITA.COM, MUARA SABAK- Dalam upaya pencegahan dan penyebarluasan virus corona, sejumlah titik keramaian remaja di kecamatan muara sabak barat, kabupaten tanjabtim dibubarkan. Penertiban ini dilakukan petugas gabungan dari kecamatan muara sabak barat.

Kegiatan yang dilaksanakan Selasa, 31 maret 2020 malam ini menyisir disejumlah titik keramaian masyarakat khususnya remaja untuk dilakukan pembubaran secara persuasif.

Dalam kegiatan ini, berfokus kepada remaja yang kedapatan berkerumun atau nongkrong di sejumlah tempat keramaian yang ada di wilayah kecamatan muara sabak barat.

Patroli ini dilakukan oleh tim gabungan mulai dari camat muara sabak barat, para lurah-lurah setempat, kepala puskesmas sabak barat, polsek sabak barat, dan satuan polisi pamong praja.

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 21.00 wib ini difokuskan pada warung kopi, cafe, sejumlah titik jalan yang kerap dijadikan tempat balapan liar, warnet, hingga taman-taman dan tempat yang sering dijadikan lokasi kumpul - kumpulnya remaja.

Dalam kegiatan ini, tim mendapati beberapa masyarakat khususnya remaja yang tetap nekat berkumpul atau sekedar nongkrong di cafe.

Para remaja tampaknya tak mengindahkan himbauan pemerintah untuk melakukan social distancing maupun physical distancing dan tak mau berdiam diri di rumah guna menghindari penyebaran virus corona.

Miris nya masih saja kedapatan beberapa anak sekolah yang merokok dan nongkrong hingga larut malam. Hal ini tentunya menjadi sasaran utama dalam kegiatan ini untuk segera menghimbau agar perbuatan tersebut tidak dilakukan.

Menyikapi hal itu, camat muara sabak barat, Arie Julian Saputra, saat diwawancarai menjelaskan, aksi ini selalu rutin dilakukan. Namun karena adanya wabah corona seperti saat ini, menjadikan patroli harus dilakukan lebih rajin lagi.

Hal ini karena masih saja ditemukan masyarakat yang tidak mengindahkan instruksi dari pemerintah padahal ini demi kebaikan bersama.

"Aksi yang dilakukan tak hanya dilakukan pembubaran, tapi juga langsung diberi himbauan secara persuasif. Kami tidak melarang kepada para penjual makanan atau minuman untuk berjualan, namun ada baiknya pada tempat - tempat yang memicu keramaian seperti di cafe harus di buat spanduk atau banner yang berisikan himbauan dari pemerintah agar para remaja tidak berkumpul dan nongkrong dalam jumlah ramai, akan tetapi tetap bisa membeli makanan atau minuman yang dipesan dan dinikmati bersama keluarga masing-masing di rumah," jelasnya.

Diketahui patroli keramaian terhadap remaja ini akan terus dilakukan, dan apabila nanti kedapatan hal yang sama terulang kembali, pihak kecamatan akan memberi sanksi yang tegas bersama Tni dan Polri. (hrd)




Tagar:

# TANJABTIMUR





loading...






JA Bacok Pantat Tukang Urut Sampai Robek

JA Bacok Pantat Tukang Urut Sampai Robek

Jumat, 05/06/2020 17:00:33