JAMBERITA.COM - Asap sisa kebakaran mungkin mulai menipis, namun luka di hati warga Pasar Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, masih menganga lebar. Di tengah puing-puing bangunan yang kini menjadi abu, hadir sosok Wakil Ketua III DPRD Provinsi Jambi, Faizal Riza (FZ), untuk membasuh duka dan menguatkan asa masyarakat yang terdampak musibah besar tersebut.
Kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk ini bukan sekadar statistik. Sebanyak 100 unit rumah hangus terbakar, meninggalkan 262 jiwa dari 81 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat bernaung. Namun, di balik musibah ini, terselip pesan tentang ketangguhan manusia dan keajaiban dari sebuah kepedulian.

Politisi Partai Gerindra ini hadir bukan hanya sebagai pejabat negara, melainkan sebagai saudara yang ikut merasakan perihnya kehilangan. Dalam kunjungannya, Faizal Riza tampak berdialog langsung dengan para korban, menyerap setiap keluh kesah, dan memberikan dukungan moril yang mendalam.
"Luka hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk bangkit lebih tegar dari sebelumnya. Jangan menyerah pada keadaan, tetaplah kuat," ujar Faizal Riza dengan nada rendah namun penuh penekanan, saat di lokasi kebakaran, Sabtu (9/5/2026).
Bagi Faizal Riza, musibah ini adalah momentum untuk membuktikan bahwa Persaudaraan dan Kepedulian adalah kekayaan yang paling berharga. Kekuatan terbesar manusia tidak lahir dari kemewahan, melainkan dari kebersamaan saat menghadapi badai.
Selain memberikan masukan semangat, Waka III DPRD Jambi ini juga menyerahkan bantuan nyata untuk meringankan beban para korban. Beliau menegaskan bahwa bantuan apa pun yang diberikan, akan sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang menata kembali kehidupan dari nol.

“Persaudaraan dan kepedulian adalah kekayaan yang paling berharga karena kekuatan terbesar yang lahir dari kebersamaan. Sekecil apapun bantuan kita akan sangat berarti dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.
Kehadiran Faizal Riza di Daerah Pemilihan (Dapil)-nya ini menjadi simbol masyarakat bahwa tidak sendirian. Pesan utama yang dibawakan adalah tentang resiliensi, kemampuan manusia untuk bangkit kembali.
“Musibah kebakaran di Pasar Teluk Nilau adalah pengingat bagi kita semua untuk saling mengulurkan tangan. Karena pada akhirnya, bukan harta benda yang membuat kita bertahan, melainkan tangan-tangan yang saling mengulurkan tangan dalam kesulitan,” tuturnya.(afm)
Bupati Anwar Sadat: Pariwara Kreatif, Perkuat Pesan Budaya Antikorupsi Tata Kelola Pemerintahan
Sidang Perdana Kasus Zat Kimia PDAM Tirta Mayang Ungkap Nama Dirut dan Lainnya, Dilanjutkan Eksepsi!
Ketua Gerindra Jambi SAH Apresiasi Capaian Pemerintah Menekan Kemiskinan
Bupati Anwar Sadat Sambut dan Apresiasi Kunjungan Menkes RI ke RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal
Wabup Tanjab Barat Sambut Tim Verifikasi Kementerian Kehutanan di Mangrove Pangkal Babu
BAPEMPERDA DPRD Provinsi Jambi Konsultasikan Ranperda Pengelolaan Tahura ke Kementerian Kehutanan


