Manfaatkan Bonus Demografi, SAH: Program BKKBN Harus Menyasar Millenial



Kamis, 12 Maret 2020 - 08:18:43 WIB



JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) meminta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggaungkan kembali soal Keluarga Berencana (KB). Hal ini juga sekaligus untuk mencapai Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Hal ini menurutnya penting untuk memanfaatkan bonus demografi Indonesia yang besar, sehingga BKKBN harus ikut melakukan advokasi kesehatan reproduksi bagi kalangan millenial.

Menurut Anggota Fraksi Gerindra DPR RI ini, BKKBN jangan diidentikkan dengan program KB, BKKBN bukan hanya soal pertumbuhan penduduk dan kontrasepsi, namun menjadi bangsa yang memiliki human capital yang produktif, serta menciptakan keluarga yang sejahtera harmonis dengan anak-anak yang berkualitas.

Dalam rangka ini, SAH yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi ini, menilai BKKBN harus fokus pada masyarakat millenial dan melakukan rebranding untuk membuat program yang relevan bagi generasi millenial. "KB dan masalah seksual ini cross-cutting, sehingga kita mesti membuat sebuah program kebersamaaan seperti program kespro remaja," ungkapnya

Dalam promosi KB sendiri, SAH menilai paling sulit adalah masyarakat Indonesia tidak terbiasa melakukan perencanaan. Kampanye tersebut diharapkan membawa image baru tentang KB secara luas dan mengajari perempuan untuk merencanakan siklus reproduksinya.

Kendati demikian, kenyataannya terkadang perencanaan seringkali berada di luar kendali perempuan. Terutama perencanaan mengenai kehamilan dan anak yang dikandungnya.

"Hal ini erat kaitannya dengan kekerasan terhadap perempuan dan kekerasan dalam rumah tangga. Hal lain lagi adalah perempuan itu memiliki hak yang terkait dengan reproduksinya adalah hak untuk mendapatkan informasi yang penuh dan pelayanan yang baik, khususnya dikalangan millenial yang mendominasi jumlah penduduk Indonesia saat ini," tandasnya.(*/sm)

 





Artikel Rekomendasi