JAMBERITA.COM, MUARA SABAK - Warga Kabupaten Tanjabtim sudah sangat mengharapkan adanya tanggapan serius dari pemerintah Provinsi Jambi terkait banyaknya jalan milik Provinsi yang mengalami kerusakan parah di Kabupaten Tanjabtim.
Kondisi jalan milik Provinsi yang mengalami kerusakan ini selain menyulitkan pengendara saat melintasinya, juga berdampak buruk bagi warga yang bermukim di sekitarnya. Sebab, pada saat kondisi jalan ini kering dan saat kendaraan melintasinya, debu - debu jalan ini seketika berterbangan ke rumah - rumah warga.
Aminah, warga Kecamatan Muara Sabak Timur yang rumahnya berada sekitar 10 meter dari sisi jalan milik Provinsi yang rusak ini mengatakan, debu - debu yang berterbangan akibat adanya kendaraan yang melintasi jalan bahkan sampai masuk kebagian dalam rumahnya.
"Berdebu terus rumah kami pak, sampai kedalam-dalam rumah, sehari biso Limo kali kami nyapuin ruang tamu rumah kami tu. Kami takut anak - anak kami warga sini yang masih kecil - kecil tu biso keno penyakit akibat keseringan menghirup debu ni," ujarnya.
Bahkan warga yang bermukim di sekitar lokasi jalan ini dan para pengendara yang sering melintasi jalan ini sering meluapkan kekecewaannya melalui akun sosial media miliknya, dengan harapan segera ada tanggapan serius dari pihak terkait.
Bukan hanya itu, di setiap ada kegiatan yang momentumnya tepat untuk menyampaikan keluhan terkait kerusakan jalan milik Provinsi tersebut terus disampaikan oleh masyarakat.
Bukan hanya itu, Pemda sendiri telah berulang kali berkoordinasi terkait kerusakan jalan milik Provinsi yang berada di Kabupaten Tanjabtim. Seperti halnya saat pelaksanaan Musrenbang di Kecamatan Sabak Timur baru-baru ini, keluhan pun disampaikan di muka umum.
Terkait hal itu, salah seorang Anggota DPRD Provinsi Apif Firmansyah yang menghadiri kegiatan Musrenbang tersebut pun mengakui jika kondisi jalan milik Provinsi saat ini kondisinya cukup parah. Menindaklanjuti keluhan tersebut, dirinya mengaku telah berkoordinasi dengan ketua Komisi Tiga DPRD Provinsi.
Dalam komunikasi tersebut, pihak Komisi Tiga DPRD Provinsi menyarankan untuk hering bersama antara Pemda Tanjabtim, DPRD Tanjabtim, DPRD Provinsi, Dinas Perhubungan dan Dinas PU Provinsi Jambi.
“Jalan milik Provinsi Sabak Rasau memang sangat parah. Bahkan pas saya baru sampai di Kecamatan ini, sudah ada laporan bahwa salah mobil yang melintas di lokasi jalan Provinsi yang rusak itu terguling dan mengakibatkan kemacetan panjang,” ungkap Apif.
Selanjutnya, Apif berharap dalam hering nantinya akan didapat solusi terkait kerusakan jalan Provinsi yang ada di Kabupaten Tanjabtim. Karena kerusakan jalan milik Provinsi Jambi yang ada di Tanjabtim ini dikarenakan lalu lintas angkutan pertanian di wilayah Tanjabtim cukup meningkat.
“Kita akan carikan solusi. Apakah nanti akan dilakukan pemasangan portal guna pembatasan tonase. Karena yang menjadi masalah yaitu adanya kendaraan roda empat dengan tonase yang melebihi kekuatan jalan. Mudah-mudahan ada solusi nya nanti,” jelasnya.
Apif juga mengatakan, pada tahun ini Pemerintah Provinsi kembali menganggarkan peningkatan jalan Sabak-Rasau kurang lebih 18 Miliar. Dengan volume pekerjaan sepanjang 2,3 KM dan akan di bangun dengan sistem rigit beton.
“Tetapi yang jadi masalah itu volumenya masih cukup kecil. sedangkan volume jalan Sabak-Rasau itu sepanjang 33 KM. Nah sisanya ini yang kita mau carikan solusi,” terangnya.
Sementara itu, salah satu Anggota DPRD Tanjabtim Yudi Hariyanto mengatakan, hering ini membuka jalan Pemda untuk menyampaikan kondisi dan keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan milik Provinsi Jambi yang ada di Tanjabtim.
“saya rasa keran nya sudah terbuka, dan ini tugas kita selaku pemegang amanah rakyat,” paparnya.
Yudi pun meminta tidak ada lagi pembohongan publik terkait kerusakan jalan di wilayah Tanjabtim. Baik itu jalan yang menjadi kewenangan Provinsi maupun kewenangan Kabupaten. (hrd)
Komisi III DPRD Jambi Konsultasi ke Ditjen BM Kementerian PU dan Komisi V DPR RI
Kejar Target Kinerja 2026, Kadiv Yankum Kemenkum Jambi Intruksikan Jumput Bola Kekayaan Intelektual
Kronologi OTT KPK, Ketua dan Waka Pengadilan Depok hingga Jadi Tersangka




SAH Puji Kepemimpinan Presiden Prabowo, Ekonomi RI Juara di Negara G20, Bukti Bangsa Kuat

