JAMBERITA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi membenarkan ada 4 orang warga Jambi yang ikut dievakuasi dari Kota Wuhan Provinsi Hubei Republik Tiongkok (China) yang mewabahnya virus Corona.
Kepala Biro (Karo) Humas Provinsi Jambi Johansyah membenarkan bahwa Pemprov Jambi telah mendapatkan undangan dari Kementerian Luar Negeri (Kemnlu) RI dalam rangka untuk membahas penanganan WNI yang dievakuasi pada waktu lalu.
"Pemprov Jambi yang mewakili Gubernur sesuai dengan undangan tersebut yaitu Kadisdukcapil Arief Munandar," ungkapnya ketika dijumpai jamberita.com, Kamis (6/2/2020).
Ternyata dari 237 WNI dari Wuhan (China) ke Natuna (Indonesia) ada 4 orang warga Jambi yang ikut dievakuasi, kata Johan, mereka wajib menjalani masa observasi selama 14 hari, nanti pasca observasi dan telah dinyatakan sehat mereka dapat dipulangkan ke daerah asal masing-masing termasuk ke pihak keluarga.
"Kalau dari data yang kita terima ini ada 30 provinsi WNI yang dipulangkan dari Wuhan, terbanyak adalah Jawa Timur sekitar 65 orang warga," ujarnya.
Setelah diobservasi dan melewati masa inkubasi selama 14 Hari, nanti 4 warga Jambi tersebut baru bisa dipulangkan ke daerah asal masing-masing. Sejauh ini johan mengaku pihak pihaknya masih menunggu data dan indentitas 4 orang warga Jambi tersebut dari Dinas Kesehatan (Dinkes).
"Sekarang kita masih menunggu data, 4 orang itu siapa saja dan asal daerah mana saja, apakah tinggal di Kota atau dari Kabupaten, nah itu yang belum kita dapatkan, laki-laki atau perempuan," tuturnya.
Menurut Johansyah, besar kemungkinan berdasarkan protokol Kesehatan tidak akan menyebutkan 4 nama warga Jambi itu, tetapi bisa saja setelah melewati masa inkubasi nama nama dan identitasnya baru akan diserahkan kepada Pemprov Jambi.
"Walaupun mereka sudah melewati masa observasi, tentunya Pemprov Jambi melalui Dinkes dan RSUD Raden Mattaher akan tetap memantau 4 orang tersebut ketika sudah dipulangkan," tambahnya.
Lebih lanjut, Johansyah juga menghimbau kepada masyarakat Provinsi Jambi khususnya, agar tidak terlalu khawatir yang dihantui rasa ketakutan akan hal virus Corona, karena pemerintah telah fokus dan waspada melakukan penanganan.
"Masyarakat kita khususnya Jambi jangan panik lah, kita percaya Pemerintah fokus untuk menangani hal tersebut, seperti kita ketahui juga di Bandara sampai hari ini, tetap, yang datang dari mana pun akan dilakukan observasi yang bekerjasama dengan KKP Menkes," pungkasnya.(afm)
SAH Optimistis Koperasi Merah Putih Mampu Mengangkat Daya Saing Pelaku Usaha Lokal
Paripurna Pertama DPRD Tanjab Barat, Tekankan Perkuat Sinergi Demi Sukseskan Pembangunan
Kantor Wilayah Kemenkum Jambi Ikuti Forum Tata Kelola Kinerja Organisasi
Sebarkan Virus Kewirausahaan, Fasha Ajak Mahasiswa Bangun Potensi Kerinci
Sambut PWN 2020, DKD Pramuka Jambi Adakan PAW Demi Penguatan Anggota
Ini 7 Nama Peserta Seleksi Sespimmen Sespimma Polda Jambi yang Dinyatakan Lulus
Polda Jambi Dalami Kasus Meninggalnya Anggota Polri di Tanjab Timur



