Guru Honorer Batanghari Temui Ketua DPRD Provinsi Jambi Keluhkan Soal Gaji Hingga Minta Jadi PNS



Jumat, 17 Januari 2020 - 13:43:03 WIB



Usman Guru Honorer SMP 1 Batanghari usai menemui Ketua DPRD Provinsi Jambi, Jum'at (17/1/2020)/Doc/Jamberita.com.
Usman Guru Honorer SMP 1 Batanghari usai menemui Ketua DPRD Provinsi Jambi, Jum'at (17/1/2020)/Doc/Jamberita.com.

JAMBERITA.COM - Puluhan tenaga honorer Guru dari Aliansi Honorer Nasional (AHN) mendatangi Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto di Gedung DPRD, Jum'at (17/1/2020).

Kedatangan mereka adalah menyampaikan keluh kesah dan meminta agar DPRD Provinsi Jambi dapat mendorong agar mereka para Guru diangkat menjadi Aparat Sipil Negera (ASN).

Salah satunya Guru Honorer di SMP 1 Kabupaten Batanghari Usman.

BACA: Guru Honorer SD di Kota Jambi Pernah Digaji Rp150/Bulan, Ini Ceritanya

Ia mengaku bahwa sekarang sudah sedikit perubahan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) karena sekarang gaji mereka sudah dianggarkan setiap bulannya.

"Untuk guru itu sebesar Rp700 ribu, dan tenaga teknis Rp500 ribu/bulan," ungkapnya kepada Jamberita.com tampak didampingi 3 orang Guru Honorer dari Batanghari.

Lebih lanjut Usman mengungkapkan, walaupun sudah ada peningkatan gaji, tapi khususnya kepada Pemkab Batanghari agar dapat membedakan insentif antara tenaga Honorer yang sudah lama mengabdi dengan tenaga honorer yang baru bekerja.

"Kami ingin, supaya kita kita dari honorer kategori 2 yang sudah mengabdi lama ini, untuk insentifnya bisa dibedakanlah dengan yang baru," tuturnya.

Sekarang ini menurut Usman gaji mereka itu sama dengan tenaga honorer yang baru, sehingga mereka berharap kepada DPRD ataupun Pemkab Batanghari dapat memisahkan insentif dengan gaji alias jangan dipukul rata.

"Kalau sekarang honor yang baru dengan lama itu sama, kalau itungan jasa kami dari tahun 2004 sampai sekarang, sementara yang baru itu hitungan tahun dan gajinya sama, itu dak cocok," jelasnya.

Usman sendiri awal mengajar hanya mendapat gaji Rp250 ribu dari dana BOS.

Kemudian di tahun 2017 sampai sekarang adanya perhatian dari Pemkab Batanghari yakni naik menjadi Rp700 ribu/bulan.

"Sekarang kita ke DPRD Provinsi Jambi untuk minta didorong menjadi ASN," sebutnya.

Tampak didampingi rekan-rekannya, Tenaga Teknis di SMP 1 Batanghari dan Guru Honorer sejak 2005 dari SD 199 Bukit Panjang Kecamatan Batin XXIV Batanghari Sofwan Nazori.

Tidak hanya dari Guru Honorer Batanghari hadir juga puluhan tenaga honorer dari SD/SMP Kota Jambi, yang sebelumnya aspirasi mereka langsung disambut baik oleh Edi Purwanto.(afm)












loading...