JAMBERITA.COM, BOYOLALI - Disaat pengecoran jalan yang merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke -106 Kodim 0724/Boyolali di Desa Sangup, sampai di titik yang sulit, yakni di sebuah tanjakan yang terjal, para Satgas dan warga mengalami kelelahan yang luar biasa.
Hal itu dikarenakan, semuanya harus dilangsir secara manual yang mengandalkan kekuatan otot. ''Mulai kricak, pasir, semen, bahkan adonan jadi yang akan digunakan ngecor jalan harus dilangsir secara manual. Memakai anagkong bisa, itupun harus dioperasionalkan berdua,'' ujar Koptu Anas, salah satu anggota Satgas TMMD Reguler Kodim Boyolali.
Terpisah, Babinsa Desa Sangup, Serka Rosyd menyatakan, dirinya sangat memaklumi jika disaat pengecoran jalan sampai di medan yang sulit, hasil pekerjaan dari pagi hingga sores tidak bisa banyak. ''Terpenting para anggota Satgas dan warga tetap menjaga semangat saja,'' harapnya. (Pendim 0724/Boyolali)
Sekda Tanjab Barat Apresiasi Prestasi ASN Tanjabbar pada PKN Tingkat II Angkatan XXIII
Perkuat Komoditas Unggulan, Kemenkum Jambi Audiensi dengan Pemkab Merangin Bahas IG Kayu Manis



