Sekda Kritik Kebijakan Kades di Tanjabbar Soal Dana Desa, Agus Sanusi: Kita Butuh Pemadam Api



Jumat, 20 September 2019 - 11:17:32 WIB



JAMBERITA.COM - Bencana Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang nyaris rutin terjadi setiap tahun mulai menimbulkan keprihatinan dan kegelisahan bagi masyarakat dan pemerintah.

Minimnya peralatan pemadam kebakaran di lapangan membuat proses pemadaman api tidak berjalan dengan mudah. Jutaan jiwa pun merasakan dampaknya.

Menanggapi banyaknya masyarakat yang terdampak asap dan abu Karhutla, Sekda Tanjab Barat, Agus Sanusi mengatakan mestinya dana desa bisa dimanfaatkan dengan baik mengingat nilainya yang mencapi miliaran rupiah dan tersebar di masing-masing desa.

Dikatakan Agus, jika dana desa hanya digunakan untuk pembangunan yang bersifat monoton dan miskin inovasi sangat disayangkan. Dengan dana desa yang mencapai miliaran rupiah itu, kata Sekda, bisa dipergunakan untuk membeli peralatan pemadam kebakaran untuk mengatasi meluasnya Karhutla.

"Kades jangan hanya bisa membangun gapuran dan jalan. Dana desa itu bisa digunakan untuk yang sifatnya emegerncy," kata Sekda Tanjabbar, Agus Sanusi, Jumat (20/9/2019).

"Pak bupati sebenarnya sudah memberi arahan kepada para kades agrar dana desa dimanfaatkan sesuai kebutuhan yang urgent seperti kebutuhan alat pemadam kebakaran itu," imbuhnya.

Kabag Pemerintahan Dianda Putra melalui Kasubbag Tata Pemerintahan, Syahrianto tak jauh berbeda membenarkan bahwa terdapat item yang memperbolehkan pengadaan dan pembelian kelengkapan alat pemadaman kebakaran.

"Boleh dimasukan dalam anggran. Sejauh ini sudah kami sosialisasikan di kecamatan Tebing. Manfaatnya kan jelas mengantisipasi terjadinya kebakaran," terang Syahrianto.

"Alat alat pemadam kebarakan itu kan tidak hanya untuk Karhutla, untuk yang lain juga bisa jika ada kebakaran di luar lokasi Karhutla. Jika peralatan tersebut sudah ada di desa desa, maka saran saya ada penambahan petugas kebakaran di desa desa," pungkasnya. (Henky)




Tagar:

# TANJABBARAT

Artikel Rekomendasi