JAMBERITA.COM- Proyek Drainase PUPR Muaro Jambi mendapatkan keluhan dari masyarakat.
Ini karena pembangunan drainase tidak memberikan fasilitas jembatan yang menghubungkan areal ruko dengan bahu jalan.
Imam Badawi Ketua Himpunan Mahasiswa Bungo yang juga mahasiswa Unja ini mengaku hasil pantauannya hari ini (27/8/2019), ada penggalian drainase namun merugikan UMKM yg berjualan di area lokasi drainase.
"Proyek penggalian drenase tidak memiliki perencanaan yang matang serta menyalahi aturan dan merugikan masyarakat. Kenapa begitu? Karena yang menjalankan proyek tersebut tidak mau bertanggung jawab dan menyediakan jalan sementara antara bahu jalan dan area ruko UMKM beraktifitas, yang mengakibatkan aktivitas ekonomi UMKM berhenti," katanya.
Menurutnya, hal-hal yang seperti ini sangat disayangkan. "Kami sangat menyayangkan hal ini dan berharap pelaksana pekerjaan ini bisa memperhatikan kebutuhan masyarakat," katanya.
Apalagi selama ini, fasilitas jembatan sementara memang diberikan untuk membantu warga.(*/sm)
Kawal Aspirasi Rakyat, Edi Purwanto Akselerasi Pembangunan Jalur Dua Mendalo–Pijoan
Kanwil Kemenkum Harmonisasikan Ranperwal Jam Kerja Pemkot Jambi
DPRD se-Jambi Sepakat Dukung Pembentukan Ranperda Kekayaan Intelektual
BREAKING NEWS: Tungkal Membara Malam Ini Sijago Merah Ngamuk di Gang Kelinci


Perkuat Sinergi Daerah, Kanwil Kemenkum Jambi Mantapkan Kerja Sama dengan Pemkab Tanjab Barat

