JAMBERITA.COM - Dansatgas Karhutla Danrem 042/Gapu Jambi Kolonel Arh Elphis Rudy mengatakan sepanjang 2019 hingga sekarang sudah ada 170 Heaktar lahan yang terbakar.
"Untuk kawasan yang paling banyak hangus terbakar ada di Kabupaten Muaro Jambi, tepatnya di kecamatan Kumpeh Ulu.
"Terakhir ada 2,7 Ha lahan yang terbakar di kawasan kabupaten Sarolangun," ungkapnya, Kamis (1/8/2019).
Diakui Rudy, saat ini sudah memasuki puncak kemarau dan sangat rentan terjadi kebakaran.
Menurutnya, 170 Ha yang terbakar itu terhitung sejak Januari hingga hari ini 1 Agustus 2019.
Untuk mencegah titik panas yang semakin meningkat, maka pihaknya menambah satu peleton pasukan untuk diterjunkan ke lokasi yang rawan kebakaran.
"Akan ada 500 personel yang akan digeser, dari tempat yang aman ke tempat yang rawan," katanya.
Pergeseran tersebut dilakukan karena luas lahan yang telah di padamkan masih terbaca titik panas, sehingga membutuhkan tambahan pasukan.(afm)
Kawal Aspirasi Rakyat, Edi Purwanto Akselerasi Pembangunan Jalur Dua Mendalo–Pijoan
Kanwil Kemenkum Harmonisasikan Ranperwal Jam Kerja Pemkot Jambi
DPRD se-Jambi Sepakat Dukung Pembentukan Ranperda Kekayaan Intelektual
Lebih Dekat dengan Bupati Merangin Al Haris: Kejar Waktu, Setir Mobil Sendiri Tak Masalah


Perkuat Sinergi Daerah, Kanwil Kemenkum Jambi Mantapkan Kerja Sama dengan Pemkab Tanjab Barat

