JAMBERITA.COM - Bawaslu Provinsi Jambi sudah melakukan investigasi terhadap dugaan ijazah palsu terhadap salah satu caleg peraih suara terbanyak untuk dapil Batanghari - Muaro Jambi.
Bawaslu melakukan investigasi dengan mendatangi Dinas Pendidikan Batanghari dan juga Bagian Pendidikan Luar Sekolah untuk mendapatkan data dan bukti untuk investigasi tersebut.
Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi, Wein Arifin, mengatakan, pihaknya sudah meakukan investigasi terhadap dugaan ijazah palsu untuk caleg peraih suara terbanyak di dapil Batanghari - Muaro Jambi. Pihaknya sudah datangi Dinas Pendidikan Batanghari untuk memverifikasi keabsahan ijazah tersebut. "Kami dapatkan hasil dari Diknas Batanghari bahwa ijazah tersebut asli," katanya ketika dikonfirmasi awak media, Jumat (5/7/2019).
Ia mengatakan, hal inu dinyatakan asli karena ijazah tersebut tertera pada buku register yang dimiliki oleh Diknas Batanghari. Pihaknya juga menemui bagian hukum untuk hal tersebut. "Bagian hukum juga menyatakan tidak ada investigasi terhadap hal itu," ujar Divisi Penindakan ini.
Diluar itu juga pihaknya juga menemui bagian Pendidikan Luar Sekolah (PLS) yang menangani hal ini. Ketika dikonfirmasi juga menyatakan ijazah tersebut adalah asli. "Ijazah ini keluaran tahun 2008 dan ini asli," ujarnya.
"Dengan ketiga hal tersebut, dapat kami simpulkan bahwa ijazah tersebut asli," tukasnya.
Untuk diketahui, dugaan ijazah palsu ini pada awalnya dilaporkan ke Bawaslu Provinsi Jambi namun tidak ditindak lanjuti lantaran tidak memenuhi syarat. Namun, hal ini dijadikan informasi awal oleh Bawaslu dan melakukan investigasi. (am)
Rakornas Pengawasan Bawaslu RI, Afifuddin: Bentuk Pertanggungjawaban Ke Publik
Di Sidang Etik DKPP, KPU Sarolangun Akui Tak Lakukan Faktualisasi
Tanggapi Aduan Terkait Caleg Pindah Parpol, DKPP RI: Jika Masih Aktif, Mereka Wakili Partai Apa?
KPU Sarolangun Jalani Sidang Etik Terkait Caleg Pindah Parpol
Belum Terima Salinan BRPK, KPU Tunda Penetapan Caleg Terpilih 6 Kabupaten Ini


Gubernur Al Haris Lepas Tim DBL Jambi, Siap Harumkan Nama Daerah di Ajang Nasional



