JAMBERITA.COM, KERINCI - Jelang pelaksanaan Rapat koordinasi dan Supervisi pemberantasan Korupsi, dilaksanakan pertemuan singkat Bupati Kerinci, H Adi Rozal bersama Anggota KPK RI, Aida Ratna Zulaiha serta Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kerinci.
Di ruangan rapat kerja Bupati Kerinci, Rabu (13/3) sekitar pukul 13.00 wib, BKPSDM diminta memaparkan dan menjelaskan rencana aksi pelaksanaan TPP ASN Kabupaten Kerinci berbasis sistem merit peta jabatan, nilai jabatan.
"Alhamdulillah, buk Aida selaku anggota KPK RI sangat mengapresiasi pelaksanaan TPP ASN yang kita laksanakan," ungkap Kabid Pendataan, Pengembangan Karir dan Penilaian Kinerja, Jondri Ali.
Bahkan lanjutnya, pihak KPK RI berencana akan menjadikan program pelaksanaan TPP ASN di Kerinci berbasis merit peta jabatan, nilai jabatan sebagai project KPK RI.
"Program TPP ASN Kerinci akan dijadikan sebagai Pilot Project KPKRI terhadap penerapan TPP ASN di Wilayah II Sumatera," sebutnya.
Bupati Kerinci, Adirozal, dikonfirmasi juga membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, bahwa seusai mendengar pemaparan dari BKPSDM Kerinci soal TPP ASN, KPK RI mengapresiasi apa yang telah dilakukan Kerinci.
"Memang benar, namun kita jangan terlalu berbesar hati. Tentunya, kedepannya sebagai motivasi untuk terus perbaiki hingga lebih baik lagi," ujar Bupati.
Diakui orang nomor Satu di Kabupaten Kerinci ini, bahwa KPK RI akan merekomendasikan agar Daerah lain belajar ke Kerinci dalam penetapan TPP ASN. "Mereka meminta agar Daerah lain belajar ke Kerinci, bagaimana manajemen ASN ini, semoga ini menjadi kenyataan," ungkapnya.(*/adv)
Terekam Camera Trap, Berbagai Satwa Liar Tunjukkan Keaslian Habitat TNKS
7 Ton Kopi Kerinci Tembus Pasar Global, Diekspor ke Kanada - Malaysia
Kanwil Kemenkum Jambi Dorong Batik Seberang Dapatkan Pelindungan Indikasi Geografis
Gelar Rakor dan Supervisi, KPK dan Pemkot Bahas Soal Peberantasan Korupsi Terintegrasi
Anggota Satgas TMMD Kodim 0417/Kerinci, Bantu Warga Buat Batu Bata di Desa Sungai Ning
Dorong UMKM Jambi Naik Kelas, Diana Ajak Pelaku Usaha Jadikan KI Aset Ekonomi
