JAMBI- Pengunjung Festival Ngundoh Duku 2019 di Lubuk Penyengat, Desa Baru, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi, bisa makan duku sepuasnya selama acara berlangsung pada Sabtu dan Minggu hanya dengan membayar biaya masuk Rp15.000 per orang.
"Pengunjung dipersilakan makan duku sepuasnya di lokasi festival, itu kekhasan dari festival `ngundoh` duku atau memetik duku ini," kata Ketua Panitia Pelaksana Festival Ngundoh Duku 2019 Sukir di Jambi, Sabtu.
Festival pada musim panen duku di Desa Baru untuk pertama kalinya digelar tahun ini guna memperkenalkan buah unggulan desa ke masyarakat, khususnya wisatawan. Desa Baru berada dekat dengan jalur jalan menuju obyek wisata Candi Muaro Jambi, yang juga merupakan kawasan duku.
Penyelenggaraan festival yang dimotori Komunitas Muaro Dano tersebut, menurut Sukir, juga ditujukan untuk membantu warga desa memasarkan duku serta mendukung program desa wisata tersebut.
"Daerah kami memiliki banyak pohon duku, dan kini sedang berbuah, sehingga kita coba padukan menjadi potensi untuk mendukung program pariwisata," kata Sukir.
Selain mempersilakan pengunjung makan duku sepuasnya, festival menyuguhkan atraksi panjat pohon duku dan pungut duku mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
"Bila ada pengunjung ingin memanjat dan memetik duku, kita bantu dan fasilitasi," kata Sukir.
Pengunjung, Sukir melanjutkan, juga bisa menyaksikan pertunjukan kesenian tradisional, menikmati makanan tradisional sajian warga, serta membeli aneka cendera mata di ajang tersebut.
Ia menambahkan, selama festival pengunjung juga bisa melihat dan mencoba menganyam tikar bersama ibu-ibu pengrajin di sana.(sumber:tempo.co)
Harimau Sumatera dan Singa Mati di Taman Rimba, Salah Satunya Karena Paru-Paru Basah
Selain Danrem 042 Gapu, Pangdam Lantik 3 Danrem di Lingkup Kodam II/Sriwijaya
Ihsan Yunus: Keberadan Tempat Wisata Tumbuhkan Ekonomi Rakyat Jambi
Januari Ini DP3AP2 Provinsi Jambi Tangani 14 Kasus, Paling Banyak Kekerasan Seksual


Genjot Kinerja Pembinaan Hukum, Kakanwil Jajaran Ikuti Arahan BPHN


