JAMBERITA.COM - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi Ariansyah menyebut jika Kopi Kerinci Jambi sudah menembus mancanegara.
Bahkan kata Ariansyah, adanya permintaan dari Negera Belgia dan Belanda sebanyak 150 ton kopi atau sekitar 75 kontainer di tahun 2019 ini. Ini tentunya tidak terlepas dari usaha para petani kopi dan upaya pemerintah dalam mendorong pengelolaan kopi Jambi.
"Saya mendapat informasi ada dari negara Belgia dan Belanda mencari kopi Kerinci dan sudah membuat kerjasama, mereka meminta kopi tersebut sebanyak 150 ton dengan kurang lebih 75 Kontainer untuk kontrak tahun 2019 ini," ungkapnya kepada awak media, Jum'at (25/1/2018).
Karena brand kopi Jambi sudah sangat populer . Apalagi juga didorong oleh pemerintah. Sehinggapermintaan tersebut tentu dihargai dengan nilai harga yang di atas rata rata.
Selain itu, Kopi Jambi telah mengikuti beberapa kali event dan mendapatkan penghargaan, diantaranya event kopi nusantara.
"Saat ini kita ikut event kopi nusantara yang dibuka langsung oleh Bapak Ignasius Jonan, Saya hadir disana waktu pembukaannya, Event ini berlangsung sampai hari Jumat ini (25/1) penutupannya, saya melihat ada kopi dari Kerinci, kemudian ada dari kopi Liberika Tungkal artinya memang kopi kita Jambi ini menjadi trend dan orang mencari kopi," terangnya.
Mereka para petani kemarin sudah mendapatkan penghargaan dari beberapa even. Dalam waktu dekat ini mereka juga akan mendapatkan penghargaan lagi dalam Hari Kopi Nasional nanti. Itu penghargaan dari Menteri Pertanian. Lalu ada juga dari Dirjen Perkebunan untuk kopi arabika.
Ariansyah menambahkan bahwa petani kopi saat ini sudah terbuka. Mereka tahu kopi Jambi sangat diminati banyak orang. Tentu menyikapi hal tersebut para petani kopi akan memberikan kualitas yang sangat baik kepada konsumennya sehingga brend kopi dinilai tinggi.
"Kita tahu sekarang petani merasa sudah terbuka dunia luar dia tahu, bahwa kopi Jambi ini dicari orang dalam hal itu tentu petani kopi akan memberikan kualitas yang sangat baik kepada konsumen, kalau kualitasnya baik tentu nilai jualnya tinggi dan petani bisa menentukan nilai jual harga," pungkasnya.(afm)
Dinsodukcapil Provinsi Jambi Gali Potensi serta Keterampilan Penyandang Disabilitas
Danrem Tegaskan Masuk TNI Tidak Dipungut Biaya, Yang Penting Percaya dengan Kemampuan Sendiri
Terlibat Kasus Korupsi, 9 ASN di Pemprov Jambi Resmi Dipecat
Dealer Resmi Wuling Motors Jambi Dibangun Sesuai Standar Termodern
Jelang Sertijab Danrem 042/Gapu, Persit Gelar Rapat Paripurna
Gelapkan Pajak Miliaran Rupiah, Sunardi Ditahan Kejati Jambi


Genjot Kinerja Pembinaan Hukum, Kakanwil Jajaran Ikuti Arahan BPHN


