Jokowi Klarifikasi Isu Kampanye Hitam, Dari Tuduhan PKI Hingga Jadi Antek Asing



Senin, 17 Desember 2018 - 08:18:35 WIB



Jokowi saat berswafoto dengan masyarakat Jambi di Abadi Convention Center
Jokowi saat berswafoto dengan masyarakat Jambi di Abadi Convention Center

JAMBERITA.COM - Calon presiden Jokowi, saat  di Jambi, sempat curhat tentang isu-isu yang menimpa dirinya. Dia membantah keras tentang isu tersebut. Ini disampaikan saat memberikan pengarahan di hadapan tim, relawan dan Caleg di Abadi Convention Center (ACC) pada Minggu (16/12/2018).

Joko Widodo mengatakan selama menjadi presiden RI banyak isu yang menimpa dirinya, paling banyak terjadi di media sosial.

"Presiden Jokowi itu PKI ada yang mengatakan itu, 9 juta orang percaya itu menurut survei itu," ujar Jokowi.

Dia mengatakan isu ini harus segera di bantah. Karena yang mengatakan dirinya PKI itu tidak benar karena gerakan PKI itu terjadi 1966 sementara dia lahir tahun 1961.

"Mana ada PKI itu balita. Cara politik bohong begitu yang tidak beretika," ujar Jokowi.

Selain itu dalam arahannya Jokowi juga sempat menjelaskan gambar pentolan PKI yakni DN Aidit yang diduga ada gambarnya. Dia mengatakan itu tidak benar karena itu pidatonya dilaksanakan pada 1955.

"Kok ada saya. Saya saja belum lahir. Gambar fitnah," katanya.

Selain itu Jokowi juga membantah dirinya adalah antek asing. Karena dia sudah melakukan nasionalisasi terhadap aset negara seperti Blok Mahakam di Kaltim, blok Rokan di Riau. Freeport 51 persen negoisasi di 3,5 tahun.

Lalu soal kelapa sawit dan karet yang turun. Katanya itu mengikuti harga di pasar dunia komoditas tersebut.(*/sm)





Artikel Rekomendasi