REMBANG - Selain waktu pokok yang ditentukan dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 TA. 2018 di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, sebelumnya juga dilaksanakan kegiatan pra TMMD, dalam pelaksanaan kegiatan makadam jalan, dilibatkan tenaga Satgas TMMD, warga desa setempat dan alat berat juga ikut diturunkan.
Sebelum pelaksanaan kegiatan Sabtu 6 Oktober 2018 Bapak Agus selaku operator alat berat mengecek kesiapan peralatan sebelum digunakan, sebagai sarana prasarana peralatan ini memang sangat dibutuhkan untuk membantu kelancaran pekerjaan makadam jalan. Bapak Agus menjelaskan sebagai operator hendaknya melakukan suatu prosedur penggunaan alat berat agar alat betul-betul siap untuk dijalankan sebagai sarana pendukung pelaksanaan kegiatan.
Medan yang sulit juga menjadi kendala pada pelaksanaan pekerjaan makadam jalan pada Pra TMMD Reguler ke-103 ini “Selain dikejar target waktu yang ditentukan oleh pihak pelaksana, kami selaku operator alat berat berusaha semaksimal mungkin untuk membantu pelaksanaan pekerjaan pada Pra TMMD ini agar alat yang kami gunakan tidak mengalami kendala sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar”, Tutur Agus.
TMMD Reguler ke-103 TA. 2018 ini melibatkan alat berat karena untuk mencapai hasil 100 %, tidak memungkinkan bila hanya mengandalkan tenaga manusia, karena medan dan sasaran yang sulit itu memerlukan bantuan peralatantambahan diluar tenaga manusia.(*)
Dilaporkan oleh: Nur Khamid, Kodim 0720/Rembang
Pesan Wagub Sani Saat Lepas 444 JCH BTH 20, Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci


