SALATIGA - Usai Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-102 Tahun 2018 Kodim 0714/Salatiga sejumlah kesenian daerah dan tarian maumere serta Naga Doreng dan Barongsai dari Batalyon Arhanudse-15 Semarang dipertunjukkan di lapangan Desa Bonomerto Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang.
Dari beberapa pertunjukan tersebut yang paling berkesan oleh warga masyarakat adalah pertunjukan kesenian barongsai dan yang lebih membuat kagum warga adalah para pemain barongsai semuanya personil TNI yang berasal dari Batalyon Arhanudse-15 Semarang. "Tentara apa-apa kok bisa ya", celoteh ibu Siti Royanah salah satu warga Desa Bonomerto yang sedang menonton. Dari hal-hal kecil seperti itu bisa kita rasakan bersama seperti pembangunan Desa ini.
Bahwasannya sekecil apapun yang TNI perbuat selama itu untuk kepentingan masyarakat tentunya akan selalu menjadi kenangan untuk dikenang dan dirasakan oleh anak cucu kita. "Kesenian barongsai adalah salah satu kesenian Tionghoa yang sudah membudaya di Indonesia, tetapi masih jarang dijumpai didaerah pedalaman, apalagi oleh warga Desa Bonomerto," Dengan menghadirkan kesenian Barongsai tersebut Kodim 0714/Salatiga bermaksud memberikan sajian hiburan yang bisa berkesan dihati masyarakat Bonomerto.(*)
Dilaporkan: Imam Chanafi
Keceriaan Siswa-Siswi SDN Suruh Menyambut Tamu Istimewa TMMD
Warga Bonomerto Kalungi Danrem 073/MKT Rangakaian Bunga Indah
Stand Bazar UMKM Ramaikan Penutupan TMMD Kodim 0714/Salatiga
Pesan Wagub Sani Saat Lepas 444 JCH BTH 20, Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci


