JAMBERITA.COM - Asisten 1 Setda Provinsi Jambi A. Fani secara resmi membuka festival ketangkasan baris-berbaris tingkat SMA/SMK/MAN se Kota Jambi tahun 2018 di lapangan GOR Kota Baru, Rabu (18/7/2018).
Dikatakannya bahwa pembangunan masyarakat pada hakikatnya dalam mentransformasikan masyarakat dari suatu kondisi ke kondisi lain yang lebih baik, dimana proses perubahan jangka panjang yang melibatkan banyak generasi-generasi tersebut.
"Generasi muda yang menempati posisi strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai calon intelektual sekaligus calon penerus bangsa dimasa yang akan datang," terangnya.
Menyadari peran strategis generasi muda tersebut, adalah kewajiban moral semua pihak untuk membina dan mengarahkan generasi muda hingga siap menempati peran dan posisinya di masa yang akan datang.
"Berdasarkan pemikiran tersebut maka timbullah keinginan untuk menyatakan ide-ide remaja dalam suatu kegiatan yang mampu menampung dan dapat dijadikan sebagai sarana kreativitas yang dapat mengukur kemampuan generasi muda," jelasnya.
Dalam mewujudkan keinginan tersebut maka perlu adanya suatu kegiatan yang dapat memupuk keberanian dan rasa tanggung jawab yang tinggi untuk menampilkan ide-ide kreativitas generasi muda sebagai kader bangsa.
"Festival ketangkasan baris-berbaris ini adalah suatu kegiatan yang dirasakan, perlu untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan rasa disiplin pada generasi muda dan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menghormati pahlawan kemerdekaan sebagai ciri bangsa yang besar," tegasnya.
Baris-berbaris adalah suatu wujud sikap latihan fisik, guna menanamkan sikap disiplin, patriotisme, tanggung jawab serta membentuk sikap lahir dan batin yang diarahkan pada terbentuknya perwatakan tertentu. Baris-berbaris pertama kali dikenal pada zaman Romawi bertujuan agar pasukan yang berada dibawah kekuasaan yang mempunyai tanggung jawab dan disiplin yang tinggi.
"Kegiatan baris-berbaris juga bermanfaat bagi pelaksanaan upacara peringatan Hut Republik Indonesia yang tidak lama lagi akan dilaksanakan pada bulan Agustus nanti, juga bermanfaat bagi pelaksanaan upacara yang rutin dilaksanakan di sekolah," katanya.
Jika peraturan baris-berbaris sudah terlaksana dengan baik, maka kegiatan upacara akan terasa nyaman tertib dan disiplin. Selain itu perlombaan atau festival baris-berbaris merupakan sarana yang paling efektif untuk meningkatkan semangat kompakan para siswa-siswi dalam bekerja sama.
"Kurangnya kesadaran siswa siswi SMA/SMK/MAN di provinsi Jambi akan pentingnya peraturan baris-berbaris membuat upacara-upacara formal seperti upacara hari Senin kurang disiplin," ujarnya.
Tidak hanya itu kesempatan untuk menjadi yang terbaik ketika perlombaan upacara maupun baris-berbaris antara sekolah menjadi semakin kecil, jika hal tersebut tetap dibiarkan maka akan menjadi suatu kebudayaan yang sulit dirubah.
"Beranjak dari itu kami tentunya mengharapkan partisipasi para siswa siswa untuk mengikuti festival baris-berbaris," tambahnya.
Dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan, patriotisme serta tanggung jawab yang tinggi. Kepada para peserta ikutlah seluruh rangkaian kegiatan festival ketangkasan baris-berbaris ini dengan sungguh-sungguh untuk dijadikan bekal bagi diri sendiri dalam rangka menumbuhkan rasa cinta tanah air membangun bangsa dan negara yang sejahtera aman dan damai.
"Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, mudah-mudahan didalam melaksanakan kegiatan nantinya tetap dalam lindungan Allah SWT, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim festival ketangkasan baris-berbaris tingkat SMA/SMK/ Kota Jambi tahun 2018 secara resmi dibuka," pungkasnya.(afm)
Diskepora Provinsi Jambi Gelar Festival Baris-berbaris bagi Pelajar Tingkat SMA/SMK
Wahyudin Lepas Kontingen Disabilitas Jambi yang akan Bertanding di Provinsi Riau
Polda Jambi Kembali Amankan 7 Kg Sabu, Diduga Jaringan Malaysia
Mati Lampu di Hari Terakhir Pendaftaran Caleg, KPU dan Pimpinan Parpol Keluhkan Layanan PLN
Danyon Raider 142/Ksatria Jaya Jambi Pimpin Sertijab Kepengurusan JAB'S, Begini Katanya
Pemprov Jambi Kirim 7 Orang di Laga Asian Games Jakarta - Palembang, 4 Diantaranya Atlet Dayung
Jambi Memasuki Transisi Kemarau, Agustus Hingga Oktober 2026 Diperkirakan Menjadi Risiko Tinggi

