JAMBERITA.COM - Dinas kepemudaan dan Olahraga (Diskepora) Provinsi Jambi menggelar penyaluran bakat para pelajar tingkat SMA/SMK/MAN se Kota Jambi melalui festival ketangkasan baris-berbaris, selama 2 hari kedepan.
"Maksud dan tujuan untuk menanamkan dan meningkatkan disiplin generasi muda dalam mempersiapkan diri untuk mengisi pembangunan bangsa dan bernegara," ungkap Kadiskepora melalui Kabid Pemuda Izudiin, di kawasan Gor Kota Baru, Rabu (18/7/2018).
Izzudin mengatakan, festival ini juga guna memupuk rasa kepemimpinan dan rasa tanggung jawab para kader generasi muda bangsa, merangsang dan meningkatkan inisiatif serta daya kreativitas generasi muda sejak dini yang siap ikut serta dalam pembangunan.
"Menggalang persatuan persaudaraan dan rasa sportifitas generasi muda, terutama di kalangan para kader muda bangsa sebagai tonggak penerus perjuangan dalam mengisi kemerdekaan serta menanamkan rasa cinta tanah air dan bangsa," terangnya.
Adapun kriteria penilaian dan tim juri festival tentang ketangkasan baris-berbaris ini yakni kekompakan LKBB, keindahan LKBB, dasar PBB dan kerapian pakaiaxn. Sementara tim juri terdiri dari Korem 042/Gapu, Polda Jambi, Dispora Provinsi Jambi sendiri dan PPI Provinsi Jambi.
"Peserta kurang lebih sebanyak 200 ratus orang pelajar, terdiri dari sekolah sekota Jambi," pungkasnya.
Berdasarkan pantauan jamberita.com pembukaan festival ketangkasan baris berbaris ini juga sebelumnya diisi oleh para tim Drum Band dari 042/Gapu yang turut membakar semangat para peserta.(afm)
Wahyudin Lepas Kontingen Disabilitas Jambi yang akan Bertanding di Provinsi Riau
Polda Jambi Kembali Amankan 7 Kg Sabu, Diduga Jaringan Malaysia
Mati Lampu di Hari Terakhir Pendaftaran Caleg, KPU dan Pimpinan Parpol Keluhkan Layanan PLN
Danyon Raider 142/Ksatria Jaya Jambi Pimpin Sertijab Kepengurusan JAB'S, Begini Katanya
Pemprov Jambi Kirim 7 Orang di Laga Asian Games Jakarta - Palembang, 4 Diantaranya Atlet Dayung
Menpora RI Buka Seleksi Bagi Wirausaha Muda dan Penggerak Berprestasi, Hadiahnya Rp500 Juta
Jambi Memasuki Transisi Kemarau, Agustus Hingga Oktober 2026 Diperkirakan Menjadi Risiko Tinggi

