JAMBERITA.COM - Lembaga Pengawas Pembangunan dan Pelaporan Tindak Pidana Korupsi Jambi (LP3-TKJ) menggelar unjuk rasa di Kantor Wilayah Kementrian Agama Jambi, di kawasan Telanaipura, Senin (16/7/2018).
Aksi ini dilakukan mereka, karena menduga adanya pungutan liar (Pungli) di lingkungan sekolah MAN Model. Selain berorasi, massa juga membawa sejumlah poster yang berisi tuntutannya. Diantaranya, "Kepsek MAN Model di Duga Pungli dari Siswa, "Mana Pengawasan dari Kalian".
Korlap aksi Adean Teguh, ST mengungkapkan, dia telah menemukan setidaknya empat kasus pungutan ilegal yang terjadi di dua sekolah yakni, MAN Model Jambi dan MAN Olak Kemang.
"Dugaan pungli ini menurut laporan yang kami terima ada yang telah berlangsung lama dan ada yang baru saja dipungut melalui siswa. Praktek pungutan liar di dunia pendidikan telah merusak kehidupan anak didik di sekolah," ujarnya.
Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar telah terbentuk dengan tugas melaksanakan pemberantasan pungutan liar secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan personil, satuan kerja dan sarana prasarana baik yang ada di kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah.
"Hal ini tentu saja mengejutkan seluruh masyarakat di Provinsi Jambi karena ditengah-tengah semangat untuk memberantas berbagai pungutan liar, malah dua sekolah ini diduga terlalu berani melakukan pungutan tersebut kepada siswa," lanjutnya.
Menurut informasi yang mereka himpun dalam pungli dari pihak MAN Model dengan rincian sebagai berikut, yang pertama dugaan pungutan untuk daftar ulang sebesar Rp 380.000,- per siswa; yang kedua dugaan pungli dana komite sebesar Rp 75.000,- per siswa tiap bulan; dan yang ketiga dugaan pungutan uang perpisahan sebesar Rp 100.000,- untuk siswa kelas 1 dan 2, sedangkan kelas 3 sebesar Rp 150.000,-. Rupiah.
Ditambahkannya lagi, bahwa di Man Olak Kemang pun juga melakukan pungli kepada siswa. "Disini juga kita mendapat laporan di Man Olak Kemang juga ada pungutan sebesar 480-485 ribu rupiah," pungkasnya.(cpm)
Kadiskepora Provinsi Jambi Tanggapi Isu Viral Zohri, Begini Penjelasannya
Apel Pagi Perdana Setelah Sandang Bintang Dua, Ini Program Yang Difokuskan Kapolda Jambi
Asian Games Jakarta- Palembang, Fachrori Pinta Jambi Harumkan Nama Bangsa Indonesia
Dihadiri Akbar Tanjung dan Sukandar, Maulana Lantik Syahlan jadi Ketua Kahmi Tebo
Jambi Memasuki Transisi Kemarau, Agustus Hingga Oktober 2026 Diperkirakan Menjadi Risiko Tinggi

