Liga Santri Resmi Ditutup, Ini Pinta Wahyuddin



Sabtu, 14 Juli 2018 - 20:32:48 WIB



Penutupan liga santri
Penutupan liga santri

JAMBERITA.COM - Kadispora Provinsi Jambi Wahyudin secara resmi menutup kegiatan Liga santri Nusantara region Sumatera VI wilayah Jambi tahun 2018 di Lapangan Hijau Persijam Kota Jambi Sabtu (14/7/2018).

Wahyudin mengatakan sebagaimana diketahui bahwa pesantren dan sepak bola adalah merupakan dua simbol pemersatu semenjak keduanya tumbuh menjadi bagian dari perjalanan bangsa Indonesia.

"Pesantren, dengan nilai luhur kesederhanaannya mampu memberikan ruang dan tempat bagi santri untuk menuntut ilmu agama," paparnya.

Adapun olahraga sepak bola adalah jenis olahraga yang mampu menembus sekat-sekat perbedaan suku, etnis, bahasa dan keyakinan. Di pesantren kegiatan olahraga sepak bola ini erat sekali kaitanya dengan kehidupan para santri sehingga menjadikan olahraga sebagai kegiatan unggulan dalam setiap kegiatan yang ada sejak tahun 2016.

"Kemenpora RI bersama rabithah ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) yang merupakan asosiasi pesantren di lingkungan Nahdlatul Ulama menjalin kerjasama dalam menyelenggarakan Liga santri Nusantara,"terangnya.

Dengan penyelenggaraan Liga santri Nusantara ini diharapkan akan menumbuhkan minat atau bakat dari kaum santri dalam kancah persepakbolaan nasional serta berharap dari liga ini akan lahir pemain bola yang handal dan membanggakan nama Indonesia di Kancah internasional.

"Dengan memperbanyak event dan kompetisi sepak bola di tengah masyarakat secara umum juga diharapkan akan menarik minat dan bakat para anak-anak muda bangsa dalam menekuni dunia persepakbolaan di tanah air Indonesia tercinta ini," jelasnya.

Dengan demikian berharap sepak bola tidak hanya sekedar menyalurkan hobi saja, tetapi juga akan meningkatkan kualitas sikap, mental generasi muda semangat juang yang tinggi, serta sikap sportifitas dalam menghadapi setiap tantangan yang ada.

"Harapan kita bersama dari penyelenggaraan Liga santri Nusantara ini menjadi salah satu solusi untuk jangka panjang dalam menjawab kerisauan kita akan prestasi sepak bola di tanah air, semoga dengan adanya Liga santri ini akan menjadi wadah dalam pembinaan pemain sepak bola khususnya di kalangan santri," tegasnya.

Sebelum dirinya mangakhiri, dirinya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan. Serta mengucapkan selamat jalan kepada seluruh peserta, official, pelatih dan panitia atas segala dukungan dan kerjasamanya sehingga kegiatan Liga santri nusantara region VI wilayah Jambi tahun ini dapat terselenggara dengan baik.

"Dengan harapan, untuk dapat ditingkatkan lagi pada tahun tahun yang akan datang. Demikian beberapa hal yang disampaikan dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil'alamin Liga santri Nusantara region 4 di wilayah Jambi tahun 2017 secara resmi ditutup," pungkasnya.(afm)



Artikel Rekomendasi