Tolak Stockpile Batubara PT SAS : BPR Makin Gencar hingga Gelar Aksi Simpatik Bagi Masker ke Warga



Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:30:31 WIB



Foto : BPR Sosialisasi Dampak Batubara dan Karhutla.
Foto : BPR Sosialisasi Dampak Batubara dan Karhutla.

JAMBERITA.COM - Pergerakan warga dalam menolak rencana pembangunan stockpile batu bara oleh PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) di wilayah Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, semakin masif. Gelombang penolakan tersebut kembali ditunjukkan melalui aksi nyata yang digelar oleh warga Perumahan Aurduri bersama Barisan Perjuangan Rakyat (BPR) pada Sabtu (29/8/2026).

Dalam aksi lapangan tersebut, puluhan warga berkonvoi menggunakan mobil pick-up dan belasan sepeda motor mengelilingi seluruh blok di Perumahan Aurduri, termasuk kawasan Blok C yang menaungi RT 09, 10, 11, dan 12.

Sepanjang rute konvoi, warga secara aktif memberikan edukasi mengenai ancaman bahaya debu batu bara yang mengandung partikel mikroskopis pemicu gangguan pernapasan akut, asma, hingga Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)—dengan anak-anak sebagai kelompok paling rentan.

Aksi edukasi ini disandingkan dengan pembagian masker gratis guna menanggulangi bencana kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi beberapa pekan terakhir. Warga diajak untuk terus merapatkan barisan menolak keberadaan stockpile di wilayah mereka.

Tokoh masyarakat Aur Kenali sekaligus Ketua RT 03, Mahfudin, membeberkan secara terperinci dampak buruk stockpile terhadap kesehatan dan mengajak seluruh lapisan masyarakat berjuang bersama. Konsolidasi gerakan ini dipastikan terus berlanjut menuju puncak pergerakan massa:

Akhir September 2026: Warga Aur Kenali dan wilayah sekitar seperti Mendalo dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran. Ini melanjutkan rekam jejak perlawanan sebelumnya di Kantor Gubernur Jambi, pemblokiran Jalan Lintas Timur, hingga aksi damai di kantor PT SAS.

Oktober 2026: Warga mengagendakan kunjungan langsung untuk mendatangi beberapa lembaga terkait di tingkat pusat di Jakarta. Dukungan penuh juga ditegaskan oleh tokoh masyarakat Blok C Perumahan Aurduri, Ahmad Junaidi. Mantan ketua RT dua periode tersebut memastikan seluruh warga Blok C konsisten dan solid sejak awal.

"Sejak awal, saya, Pak Doddi, Pak Zulfikar, dan seluruh warga di sini sudah menolak pembangunan stockpile di daerah kita. Jadi, Bapak dan Ibu jangan ragukan warga Blok C. Kami tetap komitmen satu perjuangan dengan penolakan itu," tegas Junaidi.(da/fm)





Artikel Rekomendasi