Dosen UNJA Latih KWT Legok Sulap Jamur Tiram Jadi Bakso Bernilai Ekonomi



Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:36:07 WIB



JAMBERITA.COM -Tim dosen Universitas Jambi (UNJA) menggelar pelatihan diversifikasi produk  olahan jamur tiram (Pleurotus ostreatus) bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Sipin Danau Sejahtera di Kelurahan Legok, Kota Jambi, Minggu (2/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk mendorong kemandirian ekonomi warga melalui hilirisasi hasil budidaya lokal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) yang didanai oleh Kemdiktisaintek. Tim pengabdian dipimpin oleh Fathnur Sani K., S.Farm., M.Farm., Apt., bersama Yuliawati, M.Farm., Apt., dan Hasna Ul Maritsa, S.Si., M.Sc. Ketiganya memadukan keahlian farmasi dan biologi untuk menghadirkan teknologi tepat guna bagi masyarakat.

Ketua Tim Pengabdian, Fathnur Sani, menjelaskan pentingnya mengolah hasil panen agar tidak sekadar dijual dalam bentuk segar."Diversifikasi produk merupakan langkah penting untuk meningkatkan nilai ekonomi. Melalui inovasi pengolahan seperti bakso jamur, umur simpan produk menjadi lebih panjang, nilai jual meningkat, dan peluang usaha baru bagi masyarakat semakin terbuka," terangnya.

Selain memiliki nilai jual, jamur tiram juga kaya akan manfaat kesehatan. Anggota tim pengabdian, Yuliawati, memaparkan bahwa jamur tiram mengandung, Protein nabati dan serat pangan tinggi, Berbagai vitamin dan mineral dan ?senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai bahan baku pangan fungsional.

Dalam sesi praktik, para anggota KWT mendapatkan pendampingan langsung yang mencakup, ?persiapan bahan seperti misalnya sortasi dan pembersihan jamur tiram segar.

Pengolahan dengan formulasi adonan, pencampuran bahan, pembentukan bakso, hingga teknik perebusan yang benar dan vvaluasi produk dengan uji organoleptik sederhana untuk menilai tekstur, aroma, rasa, dan daya terima produk.

Sesi pelatihan diakhiri dengan diskusi interaktif mengenai teknik pengemasan, strategi penyimpanan, hingga potensi pemasaran skala rumah tangga. Salah satu anggota KWT Sipin Danau Sejahtera, Leni Haini, menyambut positif kegiatan ini. Ia berharap keterampilan baru ini bisa ditindaklanjuti menjadi unit usaha bersama untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

Tim dosen UNJA berharap pendampingan berkelanjutan ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan keluarga, tetapi juga mampu memicu tumbuhnya usaha mikro berbasis pangan sehat dan fungsional di Kota Jambi.

Selengkapnya : www.unja.ac.id





Artikel Rekomendasi