Jelang Sensus Ekonomi 2026, BPS Jambi Minta Masyarakat Beri Data Akurat: Tidak Terkait Pajak!



Jumat, 24 April 2026 - 14:14:48 WIB



JAMBERITA.COM – Terhitung tujuh hari lagi, Badan Pusat Statistik (BPS) akan memulai agenda besar berskala nasional, yakni Sensus Ekonomi 2026. Pelaksanaan sensus serentak se-Indonesia ini dijadwalkan berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026 mendatang.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Aidil Adha menjelaskan bahwa tujuan utama dari sensus ini adalah untuk memotret secara utuh seluruh aktivitas ekonomi di tanah air. Pendataan ini mencakup berbagai skala bisnis, mulai dari sektor informal hingga industri besar.

"Ini adalah bahan bagi pemerintah untuk melihat kondisi ekonomi yang sebenarnya. Semuanya dicatat, termasuk perdagangan online, UMKM, pedagang besar, hingga industri besar," ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Aidil menekankan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat krusial. Data yang akurat, lengkap, dan terpercaya nantinya akan menjadi fondasi bagi pemerintah dalam merancang perencanaan pembangunan serta mengambil kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi merata.

"Kebijakan yang diambil pemerintah daerah maupun pusat akan semakin akurat jika datanya valid. Kami memohon bantuan rekan-rekan media untuk membantu sosialisasi agar petugas kami dapat diterima dengan baik saat melakukan pendataan door-to-door," tambahnya.

Aidil menegaskan bahwa data yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi sama sekali tidak berhubungan dengan urusan perpajakan. Masyarakat diminta untuk memberikan informasi yang jujur dan apa adanya kepada petugas.

"Petugas kami dilengkapi dengan identitas dan surat tugas resmi. Ini tidak ada hubungannya dengan pajak dan pendataan ini gratis, tidak dipungut biaya. Kami murni ingin mendapatkan data ekonomi di Provinsi Jambi demi mencatat ekonomi Indonesia yang lebih baik lagi. Ingat, data Anda adalah masa depan bangsa," pungkasnya.

Berikut adalah tahapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, dimulai pada tanggal 1 Mei hingga 31 Agustus untuk pengisian Kuesioner secara online. Lalu 15 Juni hingga 31 Agustus pendataan lengkap secara langsung (door-to-door) oleh petugas lapangan. (tts)





Artikel Rekomendasi