UNJA Gelar Tes Narkoba & Kesehatan Mahasiswa Baru 2026: Ciptakan Kampus Bersih dan Sehat



Selasa, 14 April 2026 - 16:17:22 WIB



Foto : Suasana Pemeriksaan.
Foto : Suasana Pemeriksaan.

JAMBERITA.COM - Universitas Jambi (UNJA) secara resmi memulai rangkaian pemeriksaan narkoba dan tes kesehatan bagi seluruh mahasiswa baru tahun akademik 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Balairung UNJA Mendalo dan dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai dari 13 hingga 24 April 2026.

Dilansir dari laman resmi unja.ac.id, langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata universitas dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, kondusif, dan bebas dari pengaruh zat terlarang.

Pemeriksaan kesehatan ini tidak hanya sekadar formalitas. Tim medis melakukan skrining mendalam terhadap berbagai parameter narkotika guna memastikan mahasiswa baru dalam kondisi prima secara fisik maupun mental.

Parameter tes narkoba yang dilakukan meliputi pemeriksaan terhadap, AMP (Amfetamin) & MET (Metamfetamin), ?THC (Ganja) & OPI (Morfin/Opiat), BZO (Benzodiazepin), ?Kokain, Barbiturat, hingga kadar alkohol pada kondisi tertentu.

Koordinator Klinik Pratama UNJA, dr. Romi Wijianto, menegaskan bahwa tes ini adalah bagian krusial dari seleksi masuk. "Tujuannya untuk memastikan calon mahasiswa siap secara fisik dan mental, sekaligus menjaga lingkungan kampus tetap aman," ujarnya.

Kebijakan UNJA terkait hasil tes cukup humanis. dr. Romi menjelaskan bahwa jika ditemukan mahasiswa dengan hasil tes narkoba positif, hal tersebut tidak akan menggugurkan status kelulusan mereka.

Sebaliknya, mahasiswa yang bersangkutan akan diarahkan untuk menjalani proses rehabilitasi hingga tuntas. Setelah dinyatakan selesai menjalani rehabilitasi, mahasiswa dapat melapor kembali ke pihak universitas untuk melakukan penyesuaian rencana pembelajaran.

Agar hasil pemeriksaan optimal, dr. Romi Wijianto membagikan beberapa tips penting bagi mahasiswa baru sebelum menjalani tes, yaitu istirahat yang cukup dengan tidur minimal 7 jam sehari sebelum hari pemeriksaan. Nutrisi seimbang atau makan teratur tiga kali sehari.

Selain itu, mahasiswa juga disarankan untuk minum air putih minimal 8 gelas sehari untuk menjaga fungsi ginjal dan tetap tenang agar tekanan darah dan kondisi mental stabil."Jangan mengonsumsi obat-obatan di luar anjuran dokter karena dapat memengaruhi hasil parameter tes dan hindari kebiasaan menahan buang air kecil dan konsumsi alkohol," harapnya.

Kesehatan fisik dan mental dinilai memiliki korelasi langsung terhadap konsentrasi belajar dan produktivitas mahasiswa. Dengan memastikan kondisi kesehatan sejak dini, UNJA berharap mahasiswa baru dapat menjalani masa perkuliahan dengan performa terbaik.

Melalui program ini, Universitas Jambi mempertegas posisinya sebagai institusi pendidikan yang peduli pada kualitas hidup mahasiswanya, demi mencetak generasi unggul yang siap menghadapi masa depan tanpa bayang-bayang penyalahgunaan narkoba.(afm)





Artikel Rekomendasi