Dosen dan Mahasiswa UBR Jambi Berdayakan Kader di Legok, Hapus Stigma TB Paru



Selasa, 10 Februari 2026 - 15:38:26 WIB



JAMBERITA.COM - Tim dosen dan mahasiswa Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di wilayah RT 30, Kelurahan Legok, Kota Jambi, Senin (9/2/2026). 

Kegiatan ini difokuskan pada penguatan peran kader kesehatan dalam menangani penyakit Tuberkulosis (TB) Paru serta upaya menghapus stigma negatif terhadap penderita di lingkungan masyarakat.

Program pengabdian yang dipimpin oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ns. Mila, M.Kep., M.Kes., ini merupakan bentuk kesinambungan kontribusi akademisi UBR Jambi. Ns. Mila menekankan bahwa salah satu hambatan terbesar dalam penanggulangan TB Paru di tingkat akar rumput adalah stigma sosial. 

Pandangan negatif terhadap penderita seringkali membuat mereka enggan memeriksakan diri atau tidak disiplin dalam menjalani pengobatan hingga tuntas.

"Stigma merupakan hambatan serius dalam proses penyembuhan TB. Melalui kegiatan ini, kami memberikan pemahaman kepada warga bahwa TB Paru dapat disembuhkan melalui pengobatan yang tepat, dan penderita sangat membutuhkan dukungan psikososial dari lingkungan sekitarnya, bukan pengucilan," ujar Ns. Mila, Selasa (10/1/2026).

Guna memastikan program kesehatan berjalan berkelanjutan, tim UBR Jambi melakukan pembekalan khusus bagi para kader kesehatan setempat. Pemberdayaan ini mencakup tiga poin utama yaitu :

Deteksi dini, kemampuan kader dalam mengenali gejala awal TB Paru pada warga. Pendampingan Obat, Peran kader sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO) untuk memastikan kepatuhan pasien dan sosialisasi cara pencegahan penularan di tingkat keluarga dan lingkungan.

Mahasiswa UBR Jambi yang terlibat dalam kegiatan ini turut berperan sebagai fasilitator teknis. Mereka memberikan edukasi mengenai pentingnya sanitasi dan ventilasi rumah yang baik sebagai syarat utama pencegahan penyebaran bakteri TB.

Ketua RT 30 Kelurahan Legok beserta warga setempat menyambut positif inisiatif ini. Kehadiran akademisi UBR Jambi dinilai memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki kepadatan penduduk cukup tinggi.

Melalui sinergi antara dosen dan mahasiswa ini, Universitas Baiturrahim Jambi berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan kesehatan masyarakat. Diharapkan dengan kader yang lebih mandiri dan terampil, wilayah Legok dapat menekan angka kasus TB Paru secara efektif dan menciptakan lingkungan sosial yang lebih inklusif bagi penderita.(afm)





Artikel Rekomendasi