Festival Olahraga Tradisional 2025: Jembatan Budaya, Kebugaran, dan Karakter Bangsa



Minggu, 16 November 2025 - 18:54:37 WIB



Ketua Panita Festival Olahraga Tradisonal Kreasi dan Budaya (OTKB) 2025. Dr Ely Yuliawan Saat Melaporkan Pelaksanaan Kegiatan
Ketua Panita Festival Olahraga Tradisonal Kreasi dan Budaya (OTKB) 2025. Dr Ely Yuliawan Saat Melaporkan Pelaksanaan Kegiatan

JAMEBERITA.COM - Provinsi Jambi baru-baru ini sukses menyelenggarakan Festival Olahraga Tradisional, Kreasi dan Budaya (OTKB) 2025 yang terpusat dilapangan Kantor Gubernur Jambi, Minggu (16/11/2025) lalu. 

Acara ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah inisiatif edukatif yang kuat untuk mendorong hidup sehat melalui aktivitas fisik berbasis budaya serta memperkuat persatuan masyarakat.

Ketua Panitia, Dr. Ely Yuliawan, M.Pd., dalam laporannya menegaskan bahwa festival ini adalah wujud nyata pelestarian budaya sekaligus upaya memajukan olahraga masyarakat. "Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wujud pelestarian budaya," ujarnya.

Festival ini berhasil terselenggara berkat kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi Jambi, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), induk organisasi olahraga (Inorga), sponsor, dan masyarakat."Sebanyak 14 INORGA berpartisipasi dengan total 315 peserta, menunjukkan besarnya minat publik terhadap aktivitas fisik yang mengakar pada tradisi," ungkapya.

Melalui dukungan dana hibah Dispora Provinsi Jambi, festival ini secara fundamental bertujuan untuk, memajukan olahraga masyarakat dan meningkatkan partisipasi publik dalam aktivitas fisik yang sehat. Melestarikan budaya melalui permainan dan olahraga tradisional, membangun karakter dan mempererat silaturahmi antar penggiat.

Ketua Umum KORMI Provinsi Jambi Edi Purwanto menjelaskan bahwa festival ini merupakan bagian integral dari program nasional KORMI yang menaungi 84 induk organisasi di seluruh Indonesia. "Secara nasional, KORMI memiliki tiga komisi: kebugaran, tradisional dan kreasi budaya, serta petualangan dan tantangan. Festival ini adalah bagian dari program ketiga komisi tersebut," jelasnya.

Hal ini mengedukasi masyarakat bahwa olahraga tradisional adalah bagian resmi dari ekosistem olahraga nasional yang memiliki peran penting dalam menjaga kebugaran dan kekayaan budaya bangsa.

Gubernur Jambi Al Haris secara resmi membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi besar terhadap antusiasme peserta. Pemerintah Provinsi Jambi bersama KORMI berharap Festival Olahraga Tradisional ini terus tumbuh sebagai jembatan budaya, kesehatan, dan persatuan masyarakat. 

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan, memperluas minat terhadap olahraga tradisional, serta menjaga warisan budaya dari generasi ke generasi. Dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan berbasis komunitas seperti ini, masyarakat diajak untuk menikmati olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus sebagai bentuk kebanggaan terhadap kekayaan budaya bangsa.(afm)





Artikel Rekomendasi