Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Penceramah ke Warga : Teladani Hidup Rukun Antar Tetangga



Minggu, 07 September 2025 - 21:35:49 WIB



Foto : Suasana Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushala Baiturrahman, yang dihadiri Warga Perumahan Amanda, Metro dan Kedaton, RT 13 Desa Pematang Gajah Muaro Jambi.
Foto : Suasana Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushala Baiturrahman, yang dihadiri Warga Perumahan Amanda, Metro dan Kedaton, RT 13 Desa Pematang Gajah Muaro Jambi.

JAMBERITA.COM - Warga tiga perumahan di RT 13 Desa Pematang Gajah menggelar peringatan Maulid Nabi SAW 1447 Hijriah di Mushala Baiturrahman, Minggu (7/9/2025) malam. Ketiga perumahan tersebut terdiri dari Amanda, Metro dan Kedaton (Amatron).

Dalam agenda keagaman tersebut, panitia penyelenggara mengusung Tema meneladani kepribadian Rasulullah SAW sebagai insan kamil, yang diberi Tausyiah oleh Ustad Moh. Kholili dan dihadiri oleh warga dengan antusias. 

Para jemaah pun diingatkan, dalam hidup berdampingan atau bertetangga agar dapat menteladani kepribadian Rasullulah SAW dengan menerapkan hidup rukun damai dan saling membantu, terutama antar tetangga.

Ustad Moh. Kholili dalam ceramahnya menyampaikan ada 2 alasan mengapa harus merayakan hari kelahiran nabi karena berhubungan budi kepada nabi Muhammad. "Andai Allah tidak menciptakan Nabi Muhammad maka tidak akan terciptanya bumi, tidak akan terciptanya hewan bahkan kita manusia," terangnya. 

Ustad Moh. Kholili menyampaikan bahkan nabi yang pertama kali diciptakan Nurnya ialah nabi Muhammad. "Nurnya nabi Muhammad sudah diciptakan terlebih dahulu 20 tahun sebelum nabi Adam A.S ," katanya. 

Selanjutnya kata ustad Moh. Kholili guna memperingati Mualid Nabi juga merupakan bentuk bukti cinta kasih umat islam kepada nabi Muhammad SAW. " apa bentuk cintanya, ialah dengan kita bersolawat," tuturnya seraya menyerukan solawat bersama.

Menurutnya, Rasulullah ini adalah tauladan terbaik. Salah satu contohnya seperti ketika minum dengan posisi duduk dan mengucap bismillah, ditutup dengan Alhamdulillah. 

"Ada juga teladan yang harus diteladani, berupa hidup rukun antar tetangga. Bagaimana tata cara bertentangan yang baik ? yang pertama kata Rasulullah, jika ada tetangga yang minta tolong, harus ditolong. Kemudian jika ada tetangga yang sakit, maka harus dijenguk," ungkapya.

Ustad menekankan, ada beberapa poin yang disampaikan bertetangga. Yaitu, saling menjaga satu dengan yg lain. "Maksudnya gimana, kalau tetangga disebelah rumah banyak sampah dan ternyata tetangga belum sempat membersihkan maka mampukan kita untuk membantu," jelasnya.

Ketua panitia Arif Fathia mengatakan bahwa baik dari yang tua maupun muda sangat antusias merayakan maulid nabi. Hal ini ditandai dengan ramainya masyarakat yang datang. 

"Alhamdulillah yang tua hingga muda pada antusias. Semoga dengan adanya peringatan ini dapat menjadikan insan yang lebih meundekatkan diri kepada Allah SWT dan meneladani nilai nilai tauladan nabi kita Muhammad SAW ," ujarnya. 

Arif juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Amatron atas kehadirannya di Mushola yang mana juga menampilkan ananda Zain dan Keisya yang masih berusia 5 tahun bershalawat hingga pembacaan surah pendek.(NA)





Artikel Rekomendasi