Prodi Sastra Indonesia UNJA Tutup Festival Budaya



Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:18:57 WIB



Foto: Kuliah Umum bertajuk “Dari Ide Menjadi Buku”
Foto: Kuliah Umum bertajuk “Dari Ide Menjadi Buku”

JAMBERITA.COM - Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Jambi (UNJA), menggelar kuliah umum bertajuk “Dari Ide Menjadi Buku” pada Kamis (15/10/2026) di Gedung SSL Lantai 3, Universitas Jambi. Kegiatan ini menjadi rangkaian penutup Festival Budaya Sepekan Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi (SESA), sekaligus mendorong mahasiswa mengembangkan ide kreatif menjadi karya tulis yang dapat diterbitkan serta meningkatkan kompetensi di bidang kepenulisan.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama FKIP UNJA Dr. Fortunasari, S.S., M.A., Sekretaris Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi Ari Mukti Wardoyo Adi, M.A., Koordinator Program Studi Sastra Indonesia Sovia Wulandari, S.S., M.Pd., serta dosen dan mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia. Kuliah umum tersebut menghadirkan Meila Rosianika, M.Pd., dan Dhea Jhoty Putri, S.Pd., sebagai narasumber yang berbagi pengalaman dan strategi dalam menghasilkan serta menerbitkan karya sastra.

Dr. Fortunasari menyampaikan bahwa menulis bukan hanya menjadi ruang berkarya bagi mahasiswa Sastra Indonesia, tetapi juga kesempatan bagi seluruh mahasiswa untuk menuangkan gagasan yang bermanfaat. Ia mengajak mahasiswa untuk mulai berani menulis sejak dini dan menjadikan karya tulis sebagai bagian dari pengembangan diri sekaligus kontribusi bagi masyarakat.

“Jangan tunda lagi, mulailah menulis dari saat ini. Jadikan itu portofolio kalian dan menjadi bukti profesionalisme kalian mulai dari mahasiswa sampai nanti menjadi penulis sejati,” ujarnya.

Sementara itu, Ari Mukti Wardoyo Adi, M.A., mengatakan bahwa kuliah umum tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Budaya Sepekan dalam menyambut Hari Kebudayaan Nasional. Ia berharap mahasiswa mampu memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk menghasilkan karya yang tidak hanya tersimpan sebagai tugas akademik, tetapi juga dapat dipublikasikan dan dikenal masyarakat luas.

“Saya harap rekan-rekan Sastra Indonesia nanti bisa membuahkan banyak sekali hasil karya yang dibukukan. Tidak hanya menjadi karya tulis yang ada di perpustakaan, tetapi juga bisa dipublikasikan ke dunia luar sehingga orang mengenal karya-karya dari Jambi,” ujarnya.

Koordinator Program Studi Sastra Indonesia, Sovia Wulandari, S.S., M.Pd., menjelaskan bahwa kuliah umum ini bertujuan membekali mahasiswa agar mampu mengembangkan ide menjadi karya tulis yang layak diterbitkan. Menurutnya, kemampuan menulis juga dapat menjadi peluang untuk membangun karier profesional di bidang sastra dan kepenulisan.

“Tujuan dari kuliah umum ini adalah agar mahasiswa dapat menuangkan ide tersebut dalam bentuk tulisan kemudian diterbitkan menjadi buku. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan kompetensi kepada mahasiswa sehingga bakat menulis puisi, cerpen, maupun novel dapat menjadi suatu pekerjaan profesional,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan ide kreatif menjadi karya tulis dan menerbitkan buku secara mandiri. Selain meningkatkan keterampilan kepenulisan, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya karya sastra yang memperkenalkan budaya dan kekayaan lokal Jambi kepada masyarakat yang lebih luas.(Silvi)

Selengkapnya:www.unja.ac.id





Artikel Rekomendasi