RSUD Raden Mattaher Jambi Buat Geger, Alat Keselamatan Pasien Rusak- Layanan OK Emergency Ditutup



Sabtu, 21 Desember 2024 - 13:14:51 WIB



Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi Dr Herlambang SpoG Mengklaim CSSD Sudah Diperbaiki dengan Mengirim Dokumentasi Foto Alat ke Media ini.
Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi Dr Herlambang SpoG Mengklaim CSSD Sudah Diperbaiki dengan Mengirim Dokumentasi Foto Alat ke Media ini.

JAMBERITA.COM - RSUD Raden Mattaher Jambi buat geger, pasalnya Central Sterile Supply Department (CSSD) Sterilisasi alat penunjang keselamatan pasien mengalami rusak, bahkan terjadinya penutupan pelayanan operasi sementara. 

Ini terungkap setelah beredarnya Surat Edaran (SE) penutupan sementara pelayanan operasi di instalasi Bedah Sentral dan OK Emergency. Surat tersebut tertanggal 20 Desember 2024 yang ditandatangani oleh Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi Dr Herlambang SpoG. 

Alasan penutupan itu, karena adanya kerusakan alat CSSD (Sterilisasi) yang seyogya nya alat penunjang keselamatan pasien tersebut tidak boleh terhenti dan sangat penting.

Informasi yang diterima oleh media ini bahwa alat tersebut sejak 6 bulan terkahir selalu dilakukan perbaikan, sampai dengan adanya pembayaran Oksigen yang belum dibayarkan, sampai dengan terjadi penutupan.

Seharusnya hal seperti ini tidak boleh terjadi, sebagai pimpinan juga harus menjalin komunikasi dan berkoordinasi yang baik antar unit layanan, mulai dari Bagian SDM, Sarana dan Prasarana, Keuangan untuk turun tangan agar mengetahui persoalan persoalan yang terjadi dan akan berdampak kepada pelayanan masyarakat. 

"Selain itu juga, terkait dengan persoalan pembayaran yang tertunda baik masalah oksigen dan obat, bagian keuangan semestinya diganti karena diduga kerja tidak profesional. "Itu juga perlu diganti semua orang orang nya," sesal sumber jamberita.com yang perduli akan pelayanan kesehatan dan kemaslahatan masyarakat.

Selanjutnya, Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi Dr Herlambang SpoG pun ketika dikonfirmasi, Sabtu (21/12) menanggapi bahwa kerusakan pada alat penunjang penting itu sudah diperbaiki. "Hari ini selesai diperbaiki, (pembayaran-red) sudah diselesaikan. Oksigen sama obat aman itu laporan dari dua hari yang lalu," jawab Herlambang melalui pesan WhatsAppnya.(afm)





Artikel Rekomendasi