JAMBERITA- Ribuan masa yang didominasi Warga Aur Kenali dan sekitarnya melakukan aksi menolak pembangunan Skckpile batu bara oleh PT.SAS ke DPRD Provinsi Jambi.
Aksi massa berlangsung, tepat disaat agenda paripurna HUT Jambi ke 67 tahun di Gedung DPRD, mereka mendesak Gubernur Jambi dan Ketua DPRD pembangunan stockpile dibatalkan.
Menanggapi itu, Al Haris mengatakan tentu persoalan harus dihadapi. "Kita hadapi saja. Jadi begini pertama izin bukan dari saya izin kewenangan pusat semuanya. Tanah (stockpile) itu milik PT.SAS," katanya kepada awak media.
Kemudian, hal kedua, kata Al Haris, belum adanya bukti apa-apa lantaran belum dibangun dan beroperasi stockpile tersebut. "Saya kira semuanya hanya sebuah ketakutan, kecuali sudah kita lihat nampak masalah nya, debunya," tuturnya.
Selanjutnya, Al Haris menegaskan dirinya mengaku tidak punya kewenangan membatalkan stockpile tersebut. "Silakan kalau mau berproses silakan ke pengadilan, karena yang berhak membatalkan adalah mereka. Karena izin di pusat semua," katanya.
Al Haris mengimbau kepada masyarakat untuk melihat secara utuh investasi PT.SAS itu. "Semua itu belum dicoba, tapi kalau sudah dicoba jika menggangu warga saya pun akan sama sikapnya meminta pemerintah membatalkan. Segala sesuatu ada cara dan jalan terbaik," pungkasnya.(afm)
HUT Jambi ke 67, Edi Purwanto Paparkan Capaian Kerja DPRD Jambi hingga Akhir 2023
M Fadhil Arief Terima Penghargaan anugerah Parahita Ekapraya dari Gubernur Jambi
Hadiri Paripurna HUT Jambi ke 67, Kejagung Apresiasi Kinerja Gubernur-Wagub
Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono Hadiri Upacara HUT Provinsi Jambi ke-67 Tahun 2024
Demo Stockpile Batubara, Massa ke Gubernur dan DPRD: Mana ni, Jangan Datang Disaat Pemilihan
BREAKING NEWS: Ratusan Massa Gelar Aksi di HUT Jambi, Tolak Stockpile Batubara

