JAMBERITA.COM - Ribuan Massa Kota Jambi menggelar aksi menolak pembangunan stockpile oleh PT. SaS di sekitar Aurkenali. Namun dalam aksi tersebut mereka terhalang di gerbang sehingga tidak bisa memasuki kawasan Kantor DPRD Provinsi Jambi.
Dimana saat ini, di Gedung DPRD Provinsi Jambi juga tengah berlangsung rapat paripurna dalam rangka HUT Provinsi Jambi ke 67 tahun 2024.
"Kepada bapak DPRD, Bapak Gubernur kami mohon ya, kami ini adalah warga negara, Bapak Ibu tolong, mana bapak bapak DPRD sambut aspirasi kami jangan ketika butuh saat pemilihan datang ke kami," papar Ibnu Kholdun dalam orasinya.
Menurut Advokat selaligus praktisi hukum Ibnu Kholdun, bahwa rencana pembangunan stockpile batubara tersebut berada di kawasan perumahan, bukan kawasan industri sehingga mereka ribuan warga sepakat menolak stockpile Batubara.
"Kami butuh pak Gubenur memberi penjelasan ke kami, ini ulang tahun Jambi, bapak bapak DPRD jangan butuh kami ketika pemilihan, dengar aspirasi kami, bapak adalah wakil kami menyampaikan aspirasi kami," ungkapnya.
Ibnu juga menyayangkan pemimpin yang ada di Provinsi Jambi yang dinilai tidak patuh terhadap hukum. Karena stockpiletersebut berada didekat perumahan rakyat, bukan di kawasan industri dan berdampak kepada kesehatan terhadap anak cucu.
"Mana ni, apa kami warga Jambi ini perlu melakukan gugatan kepada bapak bapak semua, bapak ibu kalau aspirasi kita diterima jangan kita pulang, ini tanah kelahiran kota, kita sebagai warga negara tunduk dan patuh dengan hukum," paparnya.
"Pak Edi Purwanto mana ni, keluar jangan bapak ketika pemilihan muluk muluk menjanjikan, tapi ketika kami kesini kami dicuekin, kemana ni hati nurani bapak bapak DPRD semua, kita sepakat ya, bapak bapak dprd yang tidak perduli tidak usah kita pilih, kita lihat ada yang perduli atau tidak," jelasnya.
Saat ini massa yang menggelar aksi masih terus berotar sembari menunggu yang kabarnya Gubernur Jambi Al Haris akan menemui mereka setelah rapat paripurna HUT Jambi ke 67 tahun yang masih berlangsung di Gedung DPRD."Mana Gubenur Jambi," pungkasnya.(afm)
Bantah Klarifikasi DK, WJ Angkat Bicara : Ungkap Dua Kejadian Berbeda, di Waktu yang Sama
DK Muncul ke Publik! Bantah Narasi Penggerebekan : Saya Bertiga
GEGER! Pemprov Tepis Isu DK yang Digerebek Istri, TA Gubernur Jambi, Berikut Daftar Legalnya
BREAKING NEWS: Ratusan Massa Gelar Aksi di HUT Jambi, Tolak Stockpile Batubara
Ucapkan Dirgahayu Provinsi Jambi ke 67, Nasta: Semoga Makin Maju
Polda Jambi Buat Dapur Darurat Bantu Warga Korban Banjir di Kerinci dan Sungai Penuh


Bantah Klarifikasi DK, WJ Angkat Bicara : Ungkap Dua Kejadian Berbeda, di Waktu yang Sama

