JAMBERITA.COM, DESA MARO SEBO - Desa Maro Sebo terpilih sebagai desa laboratorium terpadu (DLT) oleh Perguruan Tinggi yaitu Universitas Jambi. Karena wilayah desa memiliki potensi sangat luas untuk dikembangkan lebih lanjut.
Melalui aktivitas dari dosen dan mahasiswa pada beberapa program diantaranya program inovasi pembelajaran (MBKM), penelitian, pengabdian kepada masyarakat, magang, pendampingan kepada kelompok tani, dan aktivitas penunjang lainnya.
Desa ini memiliki komoditas peternakan, tanaman pertanian, perkebunan, serta komoditas lainnya, salah satu nya adalah komoditas perkebunan pisang.
Desa Maro Sebo salah satu desa yang berada di Kabupaten Muaro Jambi dijadikan desa mitra serta menjadikan prioritas tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Adapun tujuan utama dalam memberikan pendampingan, pembinaan, pelatihan serta mengajak mitra kelompok wanita tani dan remaja putri mengembangkan ide untuk menciptakan produk baru dari hasil komoditas perkebunan pisang yang diolah dan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi yang siap dan layak untuk di jual melalui media digital.
Kegiatan pendampingan melalui inovasi produk sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan ekonomi kreatif saat ini.
Mengapa ini harus dilakukan? Narasumber sekaligus dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi, Dr. Besse Wediawati.,SE.,M.Si mengatakan era ekonomi baru saat ini mengutamakan konsep ekonomi kreatif berupa informasi dan kreativitas mengandalkan pengetahuan serta ide yang bersumber dari manusia sebagai faktor produksi, ekonomi kreatif terdiri dari 14 sub sektor.
Antara lain sektor arsitektur, iklan, pasar barang, permainan interaktif, kerajinan, fashion, desain, musik, percetakan, video, seni pertunjukan, fotografi, layanan komputer, riset dan pengembangan. Semua sub sektor tersebut digerakkan oleh kreativitas dan motivasi dalam menghasilkan produk dan jasa dengan kandungan kreatif yang tinggi terhadap masukan dan keluaran aktivitas ekonomi.
Untuk itu dengan diberikan pendampingan, pembinaan dan pelatihan dari para tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi antara lain yang memberikan materi Dr. Rike Setiawati.,SE.,MM, Rista Aldilla Syafri.,SE.,MM.
Kegiatan selama 3 hari di Desa Maro Sebo ini dihadiri oleh Kepala Desa, Perangkat Desa, Kelompok Wanita Tani dan beberapa Warga Desa Maro Sebo, semoga kegiatan pengabdian masyarakat yang didanai oleh Universitas Jambi ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Desa Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi.(*)
Modernisasi dan Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Desa Sumur Gedang Sungai Penuh
Kedapatan Lakukan Pelanggaran, Pertamina Bina 26 SPBU di Jambi
Dikonfirmasi Soal Kenaikan UMP, Kepala Disnakertrans Tanya Balik ke Wartawan, Gimana Dengan Kalian?
BKKBN Jambi Ajak Peserta Sekolah Lansia Tangguh Belajar Diruang Terbuka
Wali Kota Jambi Peringatkan ASN Jangan Ngonten-Live saat Jam Kerja, Ancam Copot Kepala OPD Malas



