Dinkes Dobrak Kesadaran Dengan Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas,Sebab Sehat Belum Tentu Bugar



Kamis, 16 November 2023 - 14:30:56 WIB



Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Dr Fery Kusnadi Saat Pembukaan Kegiatan di Lapangan Kodim 0415 Jambi.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Dr Fery Kusnadi Saat Pembukaan Kegiatan di Lapangan Kodim 0415 Jambi.

JAMBERITA.COM - Dinas Kesehatan (Dinkses) Provinsi Jambi mendobrak gerbang kesadaran masyarakat dengan melakukan gerakan pengendalian penyakit prioritas, sekaligus gencarkan sosialisasi tentang kebugaran yang menyasar semua kalangan. Seperti kemarin, pelaksanaan berlangsung di Lapangan Kodim 0415b Jambi, Rabu (15/11/2023).

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Jambi Dr Fery Kusnadi mengatakan, pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang produktif secara sosial dan ekonomis pembangunan kesehatan merupakan fondasi terwujudnya SDM yang berkualitas dan berdaya saing untuk menjadikan Indonesia Unggul.

"Dalam periode tiga dekade terakhir, telah terjadi perubahan beban penyakit dari penyakit menular menjadi penyakit tidak menular, hal ini merupakan fenomena yang dialami oleh sebagian besar negara berkembang oleh karena terjadinya perubahan status sosial ekonomi masyarakat yang berujung pada perubahan gaya hidup. Di Indonesia sendiri, kita bahkan mengalami kondisi dengan beban ganda, dimana di satu sisi PTM naik dengan signifikan. namun masih dihadapkan pada penyakit menular yang belum tuntas," katanya.

Penyakit tidak menular umumnya dibagi dalam tiga faktor risiko, yaitu faktor gangguan metabolik (ex tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, obesitas, dislipidemia, gangguan fungsi ginjal) faktor perilaku (ex. merokok, konsumsi alkohol, kurang aktivitas fisik) dan dan faktor risiko lingkungan (ex polusi udara, kekerasan dan pelecehan, dll)

"Melihat semakin mengkhawatirkannya kondisi ini, khususnya faktor metabolik dan faktor perilaku, maka diperlukan upaya-upaya strategis diantaranya berupa peningkatan upaya promotif dan preventif serta edukasi kepada masyarakat, terutama dalam hal pencegahan faktor risiko, peningkatan skrining dan deteksi dini penyakit tidak menular," ungkapnya. 

Kementerian Kesehatan telah menempatkan program Gerakan Masyarakat (Germas) hidup sehat menjadi bagian dari agenda prioritas pembangunan kesehatan, dalam rangka mendukung pengembangan sumber daya manusia indonesia yang unggul. Salah satunya adalah Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas dan Kebugaran Jasmani.

"Gerakan ini mencakup beberapa aspek yang sating terkait diantaranya pengendalian penyakit prioritas yaitu untuk mengendalikan dan mengurangi penyebaran penyakit yang memilik dampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat. Beberapa conton penyakit prontan fermasuk tuberkulosis, diabetes dan penyakit kardiovaskular," katanya.

Kemudian kebugaran jasmani bertujuan untuk mempromosikan kebugaran jasmani dan aktivitas fisik setagal bagian penting dari gaya hidup sehat aktivitas hom yang cukup dent membantu mencegah penyakit kronis seperti obesitas, penyakit jantung diabetes tipe dan beberapa jenis kanker. Ini juga dapat meningkatkan kesehatan mental serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

"Kegiatan pengendalian penyakit sebagaimana yang dilakukan saat ini perlu terus digalakan dan dihidupkan secara berkesinambungan agar pola hidup bersih dan sehat tumbun dan kembang menjadi kebiasaan bagi masyarakat Masyarakat harus terus didorong atau dimotivasi tentang arti pentingnya pola hidup bersih dan sehat," ungkapnya.

Untuk itu, Fery menegaskan sinergisitas semua pihak menjadi kunci penting dalam membangun kesadaran untuk membiasakan diri dengan pola hidup bersih dan sehat. "Saya juga ingin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasi kepada semua pihak yang telah terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam terselenggaranya kegiatan ini saya menyampaikan ucapan terima kasih," jelasnya dengan secara resmi menyatakan bahwa kegiatan samaran Pertemuan Koordinasi Kesehatan Kerja dan Olahraga secara resmi dibuka.

Selanjutnya, Kabid Kesmas Syafrizal melalui Kasi Kesehatan lingkungan, Kesehatan kerja dan Olahraga Dinkes Provinsi Jambi Mindasari menjelaskan, undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan mengamanahkan perlu dilakukannya upaya kesehatan kerja dan kesehatan olahraga. Upaya kesehatan kerja dan olahraga diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat, dengan mengutamakan pendekatan preventif dan promotif tanpa mengabaikan pendekatan kuratif dan rehabilitatif.

"Tujuan dan sasaran upaya kesehatan olahraga dijelaskan pada Bab VI bagian sembilan pasal 80 dan 81 yang menyatakan bahwa upaya kesehatan olahraga ditujukan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani masyarakat. Peningkatan derajat kesehatan dan kebugaran jasmani masyarakat dilakukan melalui melalui aktivitas fisik, latihan fisik dan olahraga, sebagai upaya dasar untuk meningkatkan prestasi belajar, prestasi kerja dan prestasi olahraga," ungkapnya. 

Dari itu, pengukuran kebugaran jasmani merupakan upaya pengukuran untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani seseorang dan sebagai dasar untuk menentukan latihan fisik terprogram yang diperlukan untuk meningkatkan kebugarannya. Tingkat kebugaran yang rendah akan berdampak pada penurunan produktivitas maupun prestasi.

"Kegiatan pengukuran kebugaran terintegrasi dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesehatan dan kebugaran seseorang yang diintegrasikan dengan kegiatan deteksi dini, konsultasi gizi, dan konsultasi kesehatan jiwa," tuturnya.

Metode yang digunakan dalam pengukuran kebugaran jasmani terintegrasi adalah metode rockport. Metode ini merupakan salah satu metode untuk mengukur kemampuan daya tahan jantung paru seseorang yang merupakan salah satu indikator kebugaran seseorang. Metode ini digunakan karena berdasarkan hasil kajian para ahli."Mudah, tidak memerlukan sarana dan prasarana khusus, dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan latihan fisik dengan jarak yang pasti, murah dan dapat dilakukan secara massal," ujarnya.

Tujuannya adalah, meningkatkan koordinasi dalam pembinaan kebugaran jasmani terintegrasi tujuan khusus, terselenggaranya pengukuran kebugaran jasmani terintegrasi dan terimplementasinya Germas, mendorong tercapainya pembinaan kesehatan dan kebugaran jasmani dan keterlibatan lintas sektor op dan lintas program untuk melaksanakan pembinaan kebugaran jasmani terintegrasi.

"Peserta baik dari pekerja formal maupun informal dari Dinas Kesehatan Kota Dinas Provinsi Puskesmas Pal 10 Puskesmas Kebun Handil, Puskesmas Simpang kawat pjkos harga Puskesmas anggota Kodim 0415 Jambi anak sekolah mahasiswa dari SMU sampai dengan keperguruan tinggi Poltekkes Jambi," tegasnya.

Menurut Mindasari, bahwa kegitan ini baru pertama kali dilaksanakan, yakni dilapangan Kodim 0145 dengan sasaran 200 orang masyarakat Jambi dan menargetkan akan disosialisasikan ke tingkat bawa dengan melibatkan setiap puskesmas dari 11 kab/kota yang ada.

"Karena sehat belum tentu bugar , kalau bugar sudah pasti sehat. Artinya dari kegiatan ini merupakan dalam rangka mensosialisasikan kebugaran yang sesungguhnya. Alhamdulillah anak anak sekolah ada 100 orang dan beberapa aosiasi airobik, mahasiswa dan pekerja juga ikut dalam kegiatan positif tersebut, " jelasnya. 

Dalam pelaksanaan kegiatan itu juga dilakukan pemeriksaan tensi darah, berat badan dan tinggi badan, gula darah sewaktu, deteksi dini, kesehatan jiwa pengukuran kebugaran jasmani dengan metode rockport menggunakan aplikasi SIPGAR dan juga ada penyampaian materi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Jambi dan Kodim 0415 Jambi.(afm)





Artikel Rekomendasi