JAMBERITA.COM- Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru) tahun 2023 menjadi momentum untuk memberantas mafia tanah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian ATR/BPN Provinsi Jambi Agustin Iterson Samosir mengatakan sampai saat ini mafia tanah sangat meresahkan masyarakat dan masih banyak pengaduan terkait hal tersebut
Ia menjelaskan konflik pertanahan sering timbul karena ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah. Oleh karena itu, beberapa permasalahan dapat diatasi dengan skema reforma agraria dengan meredistribusikan tanah-tanah kepada masyarakat.
"Untuk menyelesaikan sengketa dan konflik pertanahan, saya langsung turun ke lapangan di daerah untuk secara langsung mengidentifikasi akar permasalahan yang ada," katanya, Senin (25/9/23).
Menurut data yang mereka miliki legalisasi aset masyarakat dalam bentuk PTSL, sampai sekarang sudah 105,6 juta bidang terdaftar. Sementara untuk legalisasi tanah transmigrasi, dari 600.000 hektare tempatnya belum diidentifikasi dengan baik selain itu juga terdapat target 4,5 juta hektare tanah untuk diredistribusi kepada masyarakat yang berasal dari tanah terlantar, ex Hak Guna Usaha (HGU), dan pelepasan kawasan hutan.
"Dari target 400.000 hektare, redistribusi tanah dari ex HGU sudah terealisasi 1,2 juta hektare atau 300 persen," ucapnya.
Ditengah permasalahan konflik tanah,
Ia kembali mengingatkan tugas yang diberikan oleh presiden untuk bersama-sama melaksanakan pertama, percepatan pendaftaran tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), kedua penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan dengan reforma agraria serta pemberantasan mafia tanah dan ketiga dukung percepatan pembangunan IKN.
"Saya mengingatkan pentingnya mengejar target PTSL namun yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga kualitas produk yang dihasilkan sehingga tidak menimbulkan residu dan masalah di kemudian hari," pungkasnya. (Tna)
Perkuat Sinergitas Polda Jambi - Korem 042/Gapu Olaraga Bersama
Apresiasi dan Rasa Bangga SAH Ketika Prabowo Subianto dianugrahkan Tokoh Peneguh Kedaulatan Negara
Mendag RI Ungkap Langkah Strategi Pemerintah Hadapi Lonjakan Harga Beras
Datang ke Jambi, Zulhas Lepas Ekspor Biji Pinang ke Bangladesh


Danrem 042/Gapu di Kodim 0419/Tanjab : Jangan Buat Pelanggaran, Apalagi Judol!


