JAMBERITA.COM- Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian, Kementerian Pertanian melakukan Training Of Trainer (TOT) kepada 19.824 ribu peserta dari seluruh Indonesia. Kegiatan terpusat di Balai Pelatihan Pertanian Jambi, Selasa (29/8/2023).
Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa TOT awalnya di targetkan 18.500 peserta. Namun yang melakukan registrasi ternyata sebanyak 19.824 peserta yang mengikuti TOT yang terdiri dari Widyasuara, Guru, Dosen dan Tenaga Penyuluh Pertanian.
"Kami melaporkan bahwa peserta kali ini mencapai 19.824 peserta yang terdiri dari Widyasuara, Dosen Guru termasuk penyuluh, tentu saja termasuk jenis sumber daya lebih dari tadi target yang awalnya 18.500 orang, saat ini registrasi secara online 19.824 orang artinya 17,16% dari target yang dibutuhkan," paparnya dalam laporan kepada Mentan Syahrul Limpo Yasin.
Dedi juga menyampaikan bahwa Indonesia dikenal sebagai eksportir komunitas perkebunan sejak zaman dulu bahkan berada di ranking 1 sampai dengan 4 untuk sektor perkebunan, karet, kakau, kopi dan lain sebagainya. "Itu adalah keunggulan, ternyata komunitas tersebut tumbuh sangat baik, tetapi tidak tumbuh dengan baik di negara-negara lain," ungkapnya.
Selanjutnya kata Dedi, ekspor pertanian indonesi juga meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun, misalnya dari 2019-2020 harga peningkatan ekspor yang luar biasa lebih dari 15% dan 38% tahun berikutnya juga lebih dari 6%."Ini menunjukkan bahwa sektor pertanian kita terutama masuk sektor memiliki keunggulan yang luar biasa," tuturnya.
Dalam TOT ini, kata Dedi, mengambil tema peningkatan ekspor komunitas pertanian terutama ditunjukkan untuk komunitas-komunitas yang memiliki potensi eksporting. "Kita juga harus mempersiapkan keunggulan ekonomi terutama untuk komunitas-komunitas produksi komunitas tanaman pangan komunitas," jelasnya.
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo juga menambahkan, bahwa TOT dengan peningkatan ekspor komunitas pertanian tersebut menjadi penting bagi para, Widyasuara, Dosen, Guru dan tenaga penyuluh dalam sektor pertanian. "Semoga mendapat ridho dan berharap sebagai ibadah, terutama ini berjalan sesuai dengan harapan," katanya secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Sebelumnya Kepala Badan BBSDMP Dedi Nursyamsi juga langsung mengelilingi stand pameran dari setiap komunitas perkebunan, pertanian dari setiap provinsi serta juga pihak perbankan yang turut dihadirkan dalam rangka dapat membantu para petani dalam permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).(afm)
Gubernur Al Haris Fasilitasi Kepulangan 3 Warga Jambi Korban Scam Kamboja, 1 Orang Malah Menghilang
Tegas! Kanwil Kemenkum Jambi Ke Majelis Pengawas : Periksa Jika Ada Dugaan Pelanggaran Notaris
SAH Serukan Gerakan Sadaqah Tani Jadi Solusi Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan di Jambi
Gerebek Lokasi Ilegal Drilling di Batanghari, 2 Orang Diamankan
Sekda Batanghari Absen Lagi di Sidang, KI Jambi: Akan Dilanjutkan Meski Tanpa Termohon
Polda Jambi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penipuan, Ini Peran dan Modusnya


Komisaris Utama PT PAL Bengawan Kamto Kembali Ditahan di Rutan Jambi


