JAMBERITA.COM- Dinas Perkebunan Provinsi Jambi sedang melakukan tahap verifikasi lapangan kepada kelompok buruh pengelola kebun yang ada di Provinsi Jambi.
Hal itu menyusul untuk penyaluran bantuan sarana melalui program Dua Miliar Satu Kecamatan (Dumisake).
Bantuan yang diberikan ke masyarakat pengelola kebun itu diantaranya yaitu kepada buruh kebun sawit, pinang dan kebun kelapa.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agusrizal menyebutkan program Dumisake yang akan digulirkan tahun ini menyasar ke penduduk miskin ekstrem yang biasa bekerja disektor perkebunan atau menjadi tenaga kerja buruh lepas.
“Ini baru pertama dari Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Kita bantu peralatan dan mesin. Jadi yang akan kita bantu itu ada kendaraan roda tiga, gerobak sorong, alat panen manual dan elektrik, mesin rumput, sprayer elektrik dan senso ukuran kecil,” katanya, Senin (28/8/23).
Agusrizal menghimbau kepada masyarakat yang bekerja sebagai pengelola kebun agar membentuk kelompok yang terdiri dari 20 orang satu kelompok.
“Nanti kita verifikasi orang-orangnya yang benar-benar penduduk miskin ekstrem yang bekerja menjadi buruh harian lepas di desa. Kita utamakan dia yang sudah bekerja misalnya panen sawit, pinang dan kelapa,” tambahnya.
Bantuan tersebut direncanakan akan diberikan kepada 21 orang kelompok pekerja di kebun sawit dan masing-masing dua kelompok pinang dan kelapa.
“Kita harapkan ke depan kelompok ini menjadi pengusaha jasa pengelola kebun,” ungkapnya.
Namun kata Agusrizal sejauh ini, kebun swadaya atau eks plasma itu dikelola oleh masing-masing pemilik, jadi ada keseragaman misalnya dari kualitasnya dan waktu tanam.
Misalnya ada yang panen dengan waktu yang berbeda, ada yang dipupuk dan ada yang tidak, kemudian ada yang dibersihkan ada yang tidak. Akibatnya kualitas buah dan jumlahnya bervariasi sehingga harga menjadi bervariasi.
“Kita harus membuat korporasi untuk tenaga kerja buruh itu, jadi selama ini yang kita berikan adalah pemilik kebun yang kita bantu meningkatkan produksi dan produktivitas,” tuturnya.
“Sementara selama ini belum ada bantuan sama sekali untuk tenaga kerja buruh ini sehingga tahun ini akan kita upayakan, kita harapkan menjadi korporasi pengusaha jasa pengelola kebun,” pungkasnya. (Tna)
Purwa Tjaraka: Melalui Pendidikan Musik Regenerasi Bangsa Jauh Lebih Baik
Ayo Ikuti Jalan Sehat Bersama Andi Fitra, Banyak Hadiah dari Kulkas Hingga Sepeda Listrik
Menangkan Hati Masyarakat Jambi, Ini Deretan Kecanggihan Honda ADV160
Mancing Tengah Malam, Seorang Pria di Jambi Hilang Misterius hanya Menyisakan Motor & Gorengan



