BREAKING NEWS: Setelah Rapat, Gubernur Jambi Sidak ke RSUD Raden Mattaher



Rabu, 02 Agustus 2023 - 21:28:19 WIB



Gubernur Jambi Al Haris Saat Mendatangi IGD RSUD Raden Mattaher minta penjelasan apa yang dilaporkan anggota DPRD Provinsi Jambi terhadap pasien yang ditolak lalu meninggal dunia.
Gubernur Jambi Al Haris Saat Mendatangi IGD RSUD Raden Mattaher minta penjelasan apa yang dilaporkan anggota DPRD Provinsi Jambi terhadap pasien yang ditolak lalu meninggal dunia.

JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris langsung Inspeksi Mendadak (Sidak) ke RSUD Raden Mattaher usai Rapat Paripurna. Pasalnya saat rapat salah satu anggota DPRD Akmaludin melakukan intrupsi dan menyampaikan ada kejadian yang sangat miris, yaitu ada pasien sudah datang ke rumah sakit lalu disuruh pulang, kini meninggal dunia.

Untuk itu, Al Haris langsung datang ke rumah sakit pelat merah tersebut, tampak di sambut Oleh dr. Arif Wahyudi dan kawan-kawan yang sedang berjaga malam. Al Haris meminta kedepan RSUD tidak langsung menolak pasien yang sudah masuk ke RSUD walaupun sebenarnya mereka tidak memiliki SKTM maupun BPJS /KIS.

Secara pribadi ternyata gubernur Jambi juga menerima laporan tersebut."Nantilah mikir biaya, yang penting terima dulu," katanya.

Baca Juga: RSUD Raden Mattaher Angkat Biacara Soal Dugaan Tolak Pasien, hingga Disidak-Gubernur Jambi

Lebih lanjut Al Haris juga meninjau pasien yang berada di ruangan IGD. Kepada awak media Al Haris mengaku sangat menyesalkan kejadian tersebut, bahwa ada warga yang melaporkan masyarakat tersebut sudah datang ke rumah sakit lalu diminta pulang oleh pihak rumah sakit."Tadi pas rapat paripurna ada dewan yang melaporkan," katanya.

Al Haris menekankan, intinya tidak ada rumus bagi pihak rumah sakit pemerintah menolak pasien kecuali pasien tersebut meminta untuk dipulangkan."Karena tugas dari pada kita pemerintah, RSUD untuk melayani warga Jambi dari wilayah manapun,"jelasnya.

Secara pribadi Al Haris menyayangkan sikap yang dilakukan oleh pihak RSUD Raden Mattaher Jambi."Nanti kita evaluasi, Kita merasa belum maksimal kepada masyarakat dan kita akan melakukan evaluasi,"pungkasnya (Tna)





Artikel Rekomendasi