Kejar Target Penurunan Stunting, BKKBN Bersama Bappeda Provinsi Jambi Gelar Bimtek



Selasa, 25 Juli 2023 - 11:19:51 WIB



JAMBERITA COM– Dalam rangka percepatan penurunan stunting dalam mencapai target yang ditentukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi Bappeda bersama Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi Tahun 2023.

Berlangsung di Aula Bappeda Kota Jambi kegiatan ini turut dihadiri oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Jambi yang terdiri dari Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi, serta TPPS Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi.

Adapun output dari kegiatan ini yaitu untuk mensinergikan program percepatan penurunan stunting, meningkatkan kualitas dan ketepatan waktu, serta komitmen TPPS Kabupaten/Kota dalam melaksanakan 8 aksi konvergensi dalam rangka mencegah serta mempercepat upaya penurunan Stunting khususnya di Provinsi Jambi.

Dalam sambutannya Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Yuslidar, menuturkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026, Provinsi Jambi telah menetapkan angka stunting dan target yang lebih rendah dari target pusat.

"Dimana diharapkan angka prevalensi stunting Provinsi Jambi menjadi 12 persen pada tahun 2024," katanya.

Yuslidar menuturkan pada tahun 2022 lalu, angka stunting Provinsi Jambi mengalami penurunan sebesar 4,4 persen dari tahun sebelumnya.

Delapan aksi konvergensi merupakan Instrument dalam bentuk kegiatan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk memperbaiki manajemen penyelenggaraan pelayanan dasar agar lebih terpadu dan tepat sasaran.

Pelaksanaan delapan aksi konvergensi meliputi: pertama analisis situasi, kedua rencana kegiatan, ketiga rembuk stunting, keempat peraturan/kebijakan bupati/walikota.

Kelima pembinaan pelaku stunting, enam Sistem Manajemen Data, tujuh pengukuran dan publikasi stunting, dan delapan reviu kinerja tahunan.

"Pelaksanaan konvergensi stunting di kabupaten/kota se-Provinsi Jambi tahun 2023 telah dilaksanakan sejak awal tahun, akan tetapi masih terdapat kendala dalam pelaksanaan dan penginputan indikator setiap aksi," ungkapnya.

Selain itu dalam pelaksanaan setiap tahapan aksi juga mengalami keterlambatan sesuai dengan kalender pelaksanaan 8 aksi konvergensi yang telah disosialisasikan pada awal tahun 2023.

Namun berdasarkan Rapat Pengendalian Program (Radalgram), BKKBN Perwakilan Jambi pada 21 Juli 2023, terlihat bahwa masih ada Kabupaten/Kota yang pencapaian aksi 1 sampai 5 capaiannya masih di angka 50 sampai 93 persen atau masih dibawah angka yang ditargetkan.

"Sedangkan targetnya diangka 100 persen, sehingga diperlukan komitmen Kabupaten/Kota melalui bimbingan teknis untuk meningkatkan kualitas pelaporan dan ketepatan waktu dalam pelaksaaan 8 aksi konvergensi," tuturnya.

Sementara itu, Kasubbid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Provinsi Jambi, Ade Irwansyah selaku memimpin perumusan dan menyepakati bersama rencana tindak lanjut dari hasil bimbingan teknis terkait dengan target penyelesaian pelaksanaan setiap aksi 1-8 di Kabupaten/Kota. 

“Harapannya melalui bimbingan teknis dan komitmen bersama ini dapat menurunkan angka prevalensi stunting di Provinsi Jambi sesuai target RPJMD sebesar 14 persen pada tahun 2023," pungkasnya. (Tna)



Artikel Rekomendasi