JAMBERITA.COM - UPT Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jambi mengawal program kurikulum merdeka belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Ristek untuk diterapkan di setiap daerah di Indonesia.
Konsultan UPT BPMP Provinsi Jambi Suryawahyuni Latief mengatakan kurikulum Merdeka Belajar merupakan kebijakan dari pemerintah pusat. "Dalam kebijakan Merdeka Belajar, terdapat beberapa program-program yang kita kenal dengan istilah episode," kata Suryawahyuni, yang kerap disapa dengan sebutan Niniek, Senin (10/7).
Menurut Niniek, Episode merdeka belajar itu mulai dari episode 1 sampai dengan episode 24, didalam episode itu salah satunya ada sekolah dan guru penggerak. "Jadi episode-episode itulah nanti yang diharapkan betul-betul sampai pada visi misi pendidikan Indonesia," tambahnya.
Niniek juga mengungkapkan pihaknya terus mendukung program pemerintah pusat yang tujuannya adalah menciptakan atau melahirkan lulusan-lulusan berakhlak mulia. "Yang bisa berkompetisi di dunia global, kalau BPMP sebagai UPT Kemendikbudristek salah satunya fungsinya itu bagaimana Pemda dapat memiliki komitmen yang sama terhadap program-program ini," tambahnya.
Niniek juga berharap, peran dan dukungan dari Pemda sangat dibutuhkan apalagi output dari kegiatan ini adalah bagaimana supaya mutu pendidikan di Jambi meningkat."Konsultan juga membantu BPMP juga untuk mengadvokasi dan dukungan dari Pemda agar program-program yang dijalankan itu dapat terlaksana," pungkasnya. (Tna)
Gandeng LAN : Gubernur Al Haris Sebut Pemprov Jambi Fokus Cetak Aparatur Berkualitas hingga Desa
Api Saja Ditaklukkan, Apalagi Pasien: Aksi Tak Biasa Nakes RS Raden Mattaher Saat Simulasi Kebakaran
Kasus ISPA Jambi Menurun, Dinkes Tetap Ingatkan Warga Waspadai Udara Tidak Sehat!
Temui Kadis P3AP2 Bahas Monev Pemdes, KI Jambi: Keterbukaan Informasi Harus Sampai Ke Desa
Operasi Patuh 2023 Hari Pertama, Ditlantas Tegur Angkutan Batubara dan Pelajar Bolos Sekolah
Gandeng LAN : Gubernur Al Haris Sebut Pemprov Jambi Fokus Cetak Aparatur Berkualitas hingga Desa



