Lagi, Pusat Kajian Disabilitas UIN STS Jambi Kirim 4 Dosen Muda Ikuti Pelatihan Bahasa Isyarat



Rabu, 27 Juli 2022 - 16:55:32 WIB



JAMBERITA.COM- Komitmen UIN STS Jambi untuk membantu mahasiswa disabikitas patut diacungi jempol. Terbukti perguruan tinggi ini mengirim 4 dosen mudanya untuk mengikuti bahasa isyarat.

Ketua Pusat Kajian Disabilitas UIN Jambi Dr. H.M. Syahran Jailani, M.Pd mengatakan mengirim 4 dosen untuk ikut pelatihan bahasa isyarat sebagai wujud komitmen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang sangat peduli kepada komunitas difabel.

Apalagi UIN STS Jambi merupakan salah satu kampus di Indonesia yanh memiliki Pusat Kajian Disabilitas, maka Pusat Kajian Disabilitas.

"UIN STS Jambi mengirim 4 orang dosen muda untuk mengikuti pelatihan/ToT bahasa isyarat tingkat level dasar yg dilaksanakan oleh Pengurus Ikatan Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo) Provinsi Jambi," katanya.

Tujuan dari mengikuti pelatihan menurut Syahran, pertama meningkatkan kualitas dosen UIN STS Jambi terkait kemampuan penguasaan dasar bahasa isyarat dalam proses perkuliahan bagi mahasiswa difabel tuna rungu (tuli).

Kedua, dalam rangka memenuhi hak-hak dasar PTKIN yg memberi peluang/kesempatan kepada anak-anak difabel yg menimba ilmu di UIN STS Jambi sebagai perguruan tinggi unklusi untuk memperoleh fasilitas yg sama dalam proses pembelajaran.

Ketiga, dengan adanya dosen-dosen muda yang memiliki keterampilan bahasa isyarat yg baik, tentu ini peluang untuk dapat dimanfaatkan dalam setiap moment/kegiatan UIN STS Jambi, wajib didampingi penterjemah bahasa isyarat.

Keempat dengan adanya dosen-dosen UIN STS yang memiliki kemampuan bahasa isyarat yang baik, akan menjadi tenaga fasilitator pada institusi lainnya, dan berharap dosen-dosen muda dapat melakukan proses trans-integrasi ilmu yg menjadi konsert dan visi rektor UIN STS Jambi.

Kelima, bagi Pusat Kajian Disabilitas UIN STS Jambi, pengiriman dosen muda ini untuk menyiapkan perkembangan ke depan UIN STS punya Pusat Layanan Disabilitas (PLD), yang untuk PTKIN di Indonesia baru UIN Sunan Kalijaga yang sudah resmi ada PLD. "Insya Allah UIN STS Jambi menyusul," lanjutnya.

Lebih lanjut, H.M. Syahran Jailani menyebut ada pun peserta yg mengikuti, yaitu: (1) Fiqi Nurmanda Sari, M.Pd Sekretaris Pusat Kajian Disabilitas UIN STS Jambi, (2) Maemunah Permata Hati, M.Si Staff Pusat Kajian Disabilitas , (3) Dr. Maria Ulfa, M.Pd.I ketua Volunteer UIN STS Jambi dan (4 ) Tira Mariana, M.Hum.

Pelatihan ini dilaksanakan selama 10 X pertemuan, berlangsung pukul 13.30- 16.00 bertempat di Kantor Perpustakan Kota Jambi, dg para nara sumber dari Jambi dan Jakarta.(*/sm)



Artikel Rekomendasi