Pelajar SMKN 1 vs MAN Labor di Jambi Terlibat Cekcok, Dikabarkan Ada yang Bawa Samurai



Kamis, 16 Juni 2022 - 15:00:18 WIB



Suasana Saat Kejadian.
Suasana Saat Kejadian.

JAMBERITA.COM - Pelajar SMK Negeri 1 dengan MAN Labor di kawasan Telanaipura, Unit Kerja Dinas Pendidikan Provinsi Jambi terlibat tawuran sampai dengan polisi turun tangan, Kamis (16/6/2022).

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, kejadian sekitar pukul 11.00 WIB, lalu sempat memanas bahkan sampai ada yang membawa Samurai. Bahkan akibat kejadian ini juga mengakibatkan banyak pelajar ketakutan dan satu unit motor jenis metik hilang.

Kepala SMKN 1 Kota Jambi Budi Prasetyanto menyatakan, kejadian tersebut bukan tawuran tetapi terlibat bertengkar biasa antar pelajar sehingga ada anak anak sempat tertahan di dalam lingkungan sekolah.

"Kita sudah lapor ke Polresta, dan yang datang juga Satpol-PP sama dari Polresta, babinkamtibmas," katanya saat dihubungi awak media melalui telepon.

Budi menjelaskan, awal kejadian bermula anak anak SMKN 1 Kota Jambi lewat di depan SPBU Telanaipura, kebetulan juga ada anak anak yang nongkrong disana. Sehingga terjadi cekcok mulut dan saling kejar sampai ke sekolah.

"Anak anak masuk kesini, terus teman teman nya pada tidak terima ngumpul semua di depan, jadi cepat cepat (pagar) ditutup satpam anak anak sudah bubar, terus datang lah babinkamtibmas, Satpol-PP," ujarnya.

Terkait dengan adanya anak yang membawa Samurai, itu kata Budi informasi nya seperti itu. Karena para guru-guru pada di dalam semua, setelah berkumpul ke depan semua sudah tidak ada lagi."Katanya ada yang bawak parang, bawa rantai. Tadi konfirmasi ke guru nya, rencana besok Jum'at (17/6) akan diselesaikan di MAN Labor, jam 09.30 WIB" terangnya.

Terkait dengan adanya motor pelajar SMKN 1 Kota Jambi yang hilang. Budi juga tidak menapik, karena pelajar ketakutan sehingga berlari."Seperti nya begitu ada yang hilang, karena ketakutan dan berlari, kontaknya nggak tertarik, setelah suasana tenang kesana lagi motor sudah tidak ada lagi," jelasnya. 

Sejauh ini, kata Budi saat ini suasana sudah kondusif dan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak ke MAN Labor."Dengan kejadian ini anak anak disuruh pulang, karena sudah ujian, kalau ada yang ujian, remedial ujian susulan, besok itu akan dilaksanakan secara online," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi