JAMBERITA.COM - Komisi IV DPRD Provinsi Jambi menyatakan Kepala Sekolah (Kepsek) SMA N 8 Kota Jambi tetap disanksi (dicopot) sesuai dengan prosedur.
Itu dikatakan, Anggota DPRD Provinsi Jambi Kamaluddin Havis dalam membenarkan telah memanggil dan melakukan pertemuan dengan pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi.
"Iya tadi di komisi IV, yang jelas Kepala Sekolah nya tetap disanksi sesuai dengan prosedur, kalau 120 anak-anak harus diselamatkan, tetap sekolah," katanya saat dihubungi awak media, Jum'at (24/12/2021).
Havis menegaskan terkait data anak anak itu wajib diurus data Dapodik nya."Kalau aturan menteri itu, kita kan harus 36 supel bagi sekolah yang terakreditasi," ungkapnya.
Sehingga kemungkinan nasib 120 orang anak-anak tidak bisa disekolah kan ke SMA N 8 Kota Jambi. Karena apabila dipaksakan maka akan berimbas kepada yang lainnya, terlebih sekolah sudah terakreditasi.
"Kemungkinan tidak bisa, dan akreditasi terganggu. (Jadi) aturan yang ada lah, daripada Greet turun, kalau turun imbas nya Dana BOS tidak dapat, sudah tu pembangunan Dana Alokasi Khusus (DAK) juga tidak dapat, imbasnya terlalu banyak," jelasnya.(afm)
Pertamina Hulu Rokan Gandeng Ade Rai Rahasiakan Jurus Bikin Pekerja Bugar Jangka Panjang
Karyawan Di-PHK PT Tebo Indah Diduga Belum Terima Pesangon, Ansori Minta Pemprov Turun Tangan
Selai Pinnea: Inovasi Nanas Sungai Gelam dan Wujud Nyata UNJA sebagai Kampus Berdampak
Nataru, Kapolda Cek Pospam dan Posyan di Beberapa Titik di Kota Jambi
Silahturahmi dengan Tokoh dan Mahasiswa Asal Papua, Ini Pesan Kapolda
Ribuan Personel Polda Jambi Dipersiapkan dalam Pengamanan Nataru
Pertamina Hulu Rokan Gandeng Ade Rai Rahasiakan Jurus Bikin Pekerja Bugar Jangka Panjang



