JAMBERITA.COM, MERANGIN - Warga Karang Anyar Kecamatan Pamenang Barat berinteraksi dengan sesama warga.
Keributan dipicu aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin(PETI), yang sempat ditegur warga.
Awalnya, pelaku PETI tidak lain adalah anak dan menantu oknum kades sedang melakukan aktivitas di sungai belakang rumah warga, tempat mereka mandi.
Tak terima ditegur Penambang mengancam dan menyerang sehingga, baku hantam. Hingga dikabarkan malam warga satu kampung itu sempat ingin bentrok.
Hal itu dibenarkan Herman saat dikonfirmasi mengatakan, orang tua diserang oknum anak kades.
“Sekarang warga lagi kumpul, dan malam ini polisi juga tengah melakukan mediasi,” ungkap Herman Plani.
Sementara Kades Karang Anyar Ahmad saat ditelepon melalui ponsel bernada aktif namun tidak dibalas.(oli)
41 Kasus Curanmor Terbongkar di Jambi, 11 Tersangka dan 41 Kendaraan Diamankan!
PUTR Jambi Bongkar Fakta! Ini Duduk Perkara Sebenarnya Proyek Jln Tanjung Dalam-Koto Tapus Merangin
Ratusan Warga Renah Alai Padati PN Bangko, Tegaskan Solidaritas Adat Bukan Intervensi Hukum
Catat..!! Masyarakat Merangin, Lewat 25 Hektar Tanah Harus Punya Izin
Bupati Merangin Apresiasi Terpilihnya Ketua Baru PKJM, Agus Manto Terpilh Secara Aklamasi
Akad Massal Nava Village 5, Pemprov Jambi Hingga BP Tapera Dorong Hunian Berkualitas dan Terjangkau
